iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Soroti Ketidakadilan Hukum Malaysia, LIDIK PRO Desak Kementerian PPMI Responsif Lindungi Pekerja Migran

waktu baca 2 menit

MAKASSAR – Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) mengkritik keras ketimpangan penegakan hukum yang dilakukan oleh otoritas Malaysia terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural. Penegakan hukum di negeri jiran tersebut dinilai tebang pilih dan tidak memberikan rasa keadilan.

Sekretaris Jenderal LIDIK PRO, Muhammad Darwis, mengungkapkan adanya kejanggalan besar dalam penerapan undang-undang keimigrasian di Malaysia. Sementara pihak Imigrasi Malaysia gencar melakukan operasi besar-besaran untuk menangkap, memenjarakan, hingga mendeportasi pekerja asing, para pemilik ladang dan agen yang mempekerjakan mereka justru melenggang bebas tanpa tersentuh hukum.

“Imigrasi Malaysia sangat agresif merazia pekerja non-prosedural, namun anehnya, para bos besar ladang atau agen-agen yang mempekerjakan mereka di sana sama sekali tidak tersentuh hukum. Inilah yang menjadi sorotan tajam kami,” ujar Darwis di Makassar.

Padahal, lanjut Darwis, Malaysia memiliki regulasi jelas seperti Akta Imigresen 1959/63 yang mengatur sanksi tegas bagi majikan atau perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing ilegal. Namun pada kenyataannya, aturan tersebut tumpul ke atas dan hanya tajam ke bawah.

“Fokus operasi di lapangan sengaja diarahkan kepada para pekerja karena posisinya lemah dan mudah ditangkap. Kami menduga ada permainan di balik layar antara oknum aparat dengan pemilik ladang. Imbasnya, para Big Bos ladang selalu aman, sementara pekerja asing selalu dijadikan tumbal dan dikorbankan,” tegasnya.

Titip Harapan ke Kementerian PPMI
Melihat fenomena diskriminasi hukum yang sudah mengakar selama puluhan tahun ini, LIDIK PRO menaruh harapan besar pada ketegasan Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait.

Darwis meminta Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) untuk mengambil langkah konkret dan tidak tinggal diam melihat warga negaranya terus-menerus menjadi korban sistem yang timpang di Malaysia.

“Kami menitipkan harapan besar kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia agar betul-betul serius membangun diplomasi tingkat tinggi yang kuat dengan pihak Malaysia. Penegakan hukum di sana harus berimbang dan adil. Jangan sampai para pencari nafkah kita terus dikorbankan, sementara pihak yang mengeksploitasi tenaga mereka bebas dari tanggung jawab hukum,” pungkas Darwis.

Suara Sulsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern