iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Sekjen LIDIK Pro Kecam Rencana Monopoli Perseroda Bantaeng: Jangan Jadi Predator Bagi Warga!

waktu baca 3 menit

Loading

BANTAENG, Suaralidik.com – Konflik terkait aktivitas bongkar muat bijih nikel (ore) di Kabupaten Bantaeng kini memasuki babak baru yang kian memanas. Rencana pengambilalihan usaha angkutan ore oleh Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Bantaeng memicu gelombang protes keras dari warga setempat yang menggantungkan hidupnya sebagai pengemudi angkutan. Warga bahkan mengancam akan melakukan blokade jalan jika mata pencaharian mereka dirampas.


Merespons situasi tersebut, Sekretaris Jenderal Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO), Muh. Darwis K., turun langsung mendampingi para sopir angkutan yang mayoritas merupakan masyarakat di sekitar wilayah pabrik nikel. Dengan tegas, Darwis mengecam langkah Perseroda Bantaeng yang dinilai ingin memonopoli sektor angkutan penunjang tersebut.

“Perseroda jangan jadi predator yang membunuh dan mematikan mata pencaharian masyarakat di seputar pabrik! Harusnya Perseroda itu berinovasi menjadi penyuplai ore ke pabrik, bukan justru merampas usaha masyarakat yang sudah berjalan bertahun-tahun,” ujar Darwis di hadapan warga dan para sopir, Rabu (24/6/2026).

Darwis mengingatkan bahwa masyarakat memiliki hak konstitusional untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 27 Ayat (2) UUD 1945. Jika Perseroda dalihnya ingin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), masyarakat pun patuh dan siap berkontribusi tanpa harus dikorbankan melalui cara-cara yang tidak berpihak pada rakyat.

Oleh karena itu, LIDIK Pro mendesak Bupati Kabupaten Bantaeng untuk segera mengevaluasi kinerja Direktur Perseroda Bantaeng yang dinilai tidak profesional dan minim inovasi.

Sorotan Aspek Hukum: Regulasi PBM dan Persaingan Usaha

Konflik pemanfaatan jalur angkutan dan bongkar muat ini tidak hanya menyentuh isu sosial, melainkan juga menabrak sejumlah batasan regulasi badan hukum dan persaingan usaha yang sehat di Indonesia.

1. Izin Khusus Perusahaan Bongkar Muat (PBM)

Berdasarkan regulasi pelayaran dan kepelabuhanan di Indonesia, aktivitas bongkar muat dari dan ke kapal wajib dijalankan oleh badan hukum yang memiliki izin khusus sebagai Perusahaan Bongkar Muat (PBM). Darwis menduga adanya ketidakberesan administratif dalam operasional Perseroda.


“Kami berharap Kepala Kantor UPP Jeneponto memeriksa dokumen K3 dan legalitas perusahaan bongkar muat yang menangani kegiatan pembongkaran ini. Kami meyakini Perseroda hanya menumpang pada PBM lain karena Perseroda Bantaeng bukanlah pemegang rekomendasi izin bongkar muat resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi,” cetus Darwis.

2. Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berbentuk Perseroda, entitas ini tunduk pada aturan hukum bisnis yang sama dengan swasta, termasuk UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.


Langkah Perseroda yang ingin mengambil alih atau menguasai seluruh rantai pasok angkutan lokal secara sepihak berpotensi melanggar prinsip persaingan usaha yang sehat. BUMD seharusnya hadir untuk menggerakkan perekonomian daerah dan memicu pertumbuhan UMKM/mitra lokal, bukan sebaliknya mematikan pelaku usaha rakyat kecil menggunakan kekuatan modal atau regulasi daerah yang dipaksakan.


Menutup pernyataannya, Muh. Darwis K. menegaskan bahwa LIDIK Pro akan terus berdiri bersama warga untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.
“Sekali lagi saya tegaskan dan minta Bupati Bantaeng untuk mengevaluasi total Direktur Perseroda Bantaeng. Kami siap mendampingi warga lahir batin demi mempertahankan hak-hak hidup mereka,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization