iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Air Bersih Mandek 6 Bulan, DPRD Bulukumba Bongkar Persoalan Pamsimas Desa Caramming

waktu baca 4 menit

Loading

Bulukumba, Suaralidik.com – Komisi III DPRD Kabupaten Bulukumba menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas polemik pengelolaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Caramming, Kecamatan Bontotiro, Senin (22/6/2026).

Rapat tersebut mengungkap sejumlah persoalan mendasar, mulai dari terhentinya layanan air bersih selama berbulan-bulan hingga desakan audit terhadap pengelolaan program bernilai Rp400 juta tersebut.

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Bulukumba dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Rizal Sarib, dan dihadiri sejumlah anggota dewan, di antaranya Ismail Papo, Andi Erlina Halmin, Syarifuddin, Bahtiar Ilham, Andi Tenri Ita Maharani, Nuraidah, serta Muh. Arief HS.

Selain menghadirkan Pemerintah Desa Caramming, rapat juga diikuti perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Inspektorat, Bagian Hukum Setda Bulukumba, Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK) Bulukumba, dan sejumlah perwakilan masyarakat.

Layanan Air Bersih Mandek Enam Bulan

Dalam forum tersebut, DPRD menerima berbagai laporan terkait tidak optimalnya pengelolaan Pamsimas.

Salah satu persoalan yang paling banyak disorot adalah terhentinya distribusi air bersih kepada masyarakat selama kurang lebih enam bulan sejak Desember lalu.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bulukumba, Rizal Sarib, menegaskan bahwa rapat digelar sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan warga yang terdampak langsung oleh berhentinya layanan air bersih.

Ia juga mempertanyakan kejelasan hubungan kerja antara Pemerintah Desa Caramming dengan Ismail, warga yang selama ini disebut berperan aktif dalam operasional dan pemeliharaan Pamsimas.

“Apakah ada kesepakatan resmi antara pemerintah desa dan Pak Ismail? Berapa besar modal yang telah beliau keluarkan? Dan bagaimana bentuk pemeliharaan yang dilakukan selama ini?” tanya Rizal dalam rapat.

Berdasarkan informasi yang terungkap dalam forum, Ismail diketahui telah mengeluarkan dana pribadi lebih dari Rp10 juta untuk membantu operasional sistem air bersih tersebut.

Namun dalam perkembangannya, ia disebut tidak lagi dilibatkan dalam pengelolaan.

GISK Minta Pengelolaan Ditata Ulang

Perwakilan GISK Bulukumba menilai keterlibatan Ismail selama ini didorong oleh kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat akan air bersih, bukan untuk kepentingan pribadi maupun bisnis.

Karena itu, GISK mengusulkan agar Ismail tetap diberi ruang dalam pengelolaan Pamsimas, termasuk kemungkinan ditempatkan sebagai penasihat apabila dilakukan restrukturisasi kelembagaan.

Selain itu, GISK juga menyoroti legalitas pengurus yang saat ini menjalankan Pamsimas.

Menurut mereka, terdapat dugaan bahwa struktur pengurus yang aktif tidak terbentuk melalui mekanisme yang sah dan transparan.

Karena itu, GISK mendorong pembentukan kepengurusan baru yang memiliki dasar hukum jelas dan mendapat legitimasi dari masyarakat.

Tak hanya itu, organisasi tersebut juga meminta Inspektorat meningkatkan pengawasan serta melakukan audit apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran maupun aset program.

PUTR: Pengelolaan Menjadi Tanggung Jawab Masyarakat

Menanggapi berbagai sorotan tersebut, Kepala Dinas PUTR Bulukumba, Andi Zulkifli, menjelaskan bahwa pembangunan Pamsimas Desa Caramming menggunakan anggaran sebesar Rp400 juta.

Menurutnya, setelah pembangunan selesai dan dilakukan serah terima, pengelolaan program sepenuhnya menjadi tanggung jawab masyarakat melalui Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS).

“Kami dari dinas teknis hanya mengusulkan dan mengawasi pelaksanaan program. Setelah serah terima, pengelolaan menjadi tanggung jawab masyarakat melalui KPSPAMS,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah desa lain di Bulukumba mampu mengelola Pamsimas secara mandiri dan berkelanjutan.

Karena itu, Desa Caramming diharapkan dapat melakukan pembenahan agar program tersebut kembali berfungsi optimal.

Kepala Desa Soroti LPJ Pengurus Lama

Sementara itu, Kepala Desa Caramming, Andi Kamaruddin, mengungkapkan bahwa salah satu hambatan utama penyelesaian persoalan adalah belum tuntasnya laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus sebelumnya.

Menurutnya, pembentukan kepengurusan baru tidak dapat dilakukan begitu saja sebelum seluruh proses pertanggungjawaban pengurus lama diselesaikan.

“Tidak bisa serta-merta membentuk pengurus baru jika pengurus lama belum menyelesaikan pertanggungjawabannya. Banyak masyarakat yang meminta kejelasan terkait pengelolaan sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga membenarkan bahwa layanan air bersih sempat berhenti beroperasi selama sekitar enam bulan, yang kemudian memicu berbagai keluhan dari masyarakat pengguna.

DPRD Dorong Solusi Dan Transparansi

Dari pihak Inspektorat disampaikan bahwa investigasi khusus hanya dapat dilakukan apabila terdapat laporan atau pengaduan resmi dari masyarakat.

Meski demikian, lembaga tersebut memastikan tetap menjalankan fungsi pengawasan rutin terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi III DPRD Bulukumba, Syarifuddin, mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog dan mencari solusi bersama demi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara pengurus lama, pengurus baru, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk mengakhiri polemik yang berkepanjangan.

“Jangan lagi saling menyalahkan. Duduk bersama antara pengurus lama, pengurus baru, pemerintah desa dan seluruh pihak terkait adalah langkah terbaik untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

RDP tersebut akhirnya mengerucut pada sejumlah persoalan mendasar yang perlu segera dituntaskan, terutama terkait penataan kelembagaan, legalitas kepengurusan, serta transparansi pengelolaan Pamsimas.

Komisi III DPRD Bulukumba menilai bahwa tata kelola yang akuntabel dan memiliki dasar hukum yang jelas merupakan kunci untuk mengembalikan pelayanan air bersih secara optimal sekaligus menjamin keberlanjutan program Pamsimas bagi masyarakat Desa Caramming di masa mendatang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam