iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Viral Jenazah Diangkut dengan Sepeda Motor, Ini Respon Dinkes Bulukumba

waktu baca 2 menit
Kadis Kominfo Bulukumba Drs.H.Muh.Daud Kahal

Bulukumba, suaralidik.com – Menyikapi berita yang viral di media sosial adanya pasien meninggal dunia di Puskesmas Tana Toa Kajang yang diantar pulang dengan sepeda motor oleh keluarganya, Sabtu (22/2/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba Dr.Hj.Wahyuni.MARS memberikan penjelasan melalui Rilis yang dikirim Kadis Kominfo Bulukumba Drs.H.Muh.Daud Kahal.

Baca Juga : Meninggal di Puskesmas Tanah Toa Kajang, Jenazah Dibawah Pulang dengan Sepeda Motor

Ini penjelasan dari Dinas Kesehatan Bulukumba

Kronologi Jenazah dibawa Pakai Motor

Pasien perempuan umur 24 thn datang ke UGD PKM tanah toa diantar oleh keluarga pukul 07.30 wita, Kondisi pasien dalam keadaan sesak & gelisah.
Tekanan darah sulit diukur. Nadi lemah & tidak kuat angkat. Diberikan terapi, Infus RL, oksigen 4lpm & injeksi steroid.

Pukul 07.50 wita, nafas sudah mulai satu2, kondisi pasien makin lemah. Pupil sudah mulai midriasis.

Pukul 08.00 wita, pasien dinyatakan meninggal.
Pukul 08.00 wita perawat tanah toa menghubungi mobil jenazah yang berada di PKM KASSI

Pukul. 08.10 wita, mobil jenazah sudah berada d Dassa (sudah dekat dengan PKM Tanah Toa)

Namun keluarga tidak sabar menunggu dan memutuskan sendiri untuk membawa pasien pulang dengan motor.

Pukul 08.10 wita, Jenazah dibawa oleh keluarga menggunakan motor

Almarhumah satu hari sebelumnya dirawat di klinik pribadi sekitar Kajang dengan kondisi HB menurun dan pulang paksa.

Ambulan dan Mobil Jenasah

Perbedaan penggunaan ambulan dan mobil jenasah adalah kalau ambulance merupakan kendaraan transport rujukan ke Rumah Sakit untuk pasien gawat darurat (emergency) makanya spesifikasi mobil ambulance sendiri dilengkapi dengan alat-alat kesehatan dan obat-obatan kemudian petugasnya terdiri dari sopir dengan kemampuan bantuan Hidup Dasar; perawat dan dokter sedangkan mobil jenasah adalah kendaraan transpor jenasah yang cukup dilengkapi keranda dan 1 orang sopir (tidak bersifat emergency). Namun fenomena terjadi di masyarakat terkadang sulit membedakan peruntukan mobil jenasah dan ambulan.

Saat ini Pemerintah daerah telah menempatkan 20 unit ambun di setiap Puskesmas dan 4 unit mobil jenasah yang ditempatkan di 4 zona.

Dr.Hj. Wahyuni AS, MARS
Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777