Tetapkan Tersangka Kasus Tambang Pasir di Takalar, Hamzah Halim : Apresiasi Gebrakan Kejati Sulsel
Makassar, SuaraLidik.com – Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Hamzah Halim sangat mengapresiasi gebrakan Kajati Sulsel dengan respon cepatnya terhadap penanganan perkara tipikor yang selama ini penanganannya di Kejati Sulsel sangat lambat bahkan oleh beberapa kalangan menganggap kasus tersebut sengaja didiamkan.
Penetapan tersangka oleh Kajati dalam kasus perkara tambang pasir laut di Takalar menjadi jawaban tegas dan respon cepat Kajati terhadap salah satu perkara korupsi yang selama ini disoroti oleh teman-teman NGO.
Langkah Kajati ini juga menjadi bukti nyata komitmen kuat Kajati Sulsel, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dan jajarannya untuk menindak tegas pelaku tipikor yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kita patut berharap banyak kepada Pak Kajati yang baru ini. Tentu dengan terus memberikan dukungan dan partisipasi kita semua agar kinerja Pak Kajati beserta jajarannya tidak lagi kendor dalam memberantas tindak pidana korupsi yang ada di Sulsel,” ujar Hamzah Halim, Kamis (30/03/2023).
“Kedepan laporan atau aduan dan informasi yang berbasis bukti tentang perilaku tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah Sulsel senantiasa kita harapkan dapat direspon pihak Kejati secara profesional dan cepat. Sehingga akan menjadi pelecut semangat bagi segenap pihak NGO baik mahasiswa atau masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi yang terjadi di Sulsel,” sambungnya.
“Sehingga pada gilirannya akan menciptakan suasana dimana semua pihak yang mau coba-coba melakukan tindak pidana korupsi di wilayah Sulsel, semakin merasa terawasi dan merasa pasti akan ketahuan dan ditindak tegas jika melakukan tindak pidana korupsi,” ungkap Hamzah Halim.
Diakhir keterangannya, Hamzah Halim menyampaikan selamat untuk tindakan tegas Pak Kajati Sulsel dan jajarannya.
“Semoga ini langkah dan awal baru dari seribu langkah yang akan dilakukan pihak Kajati Sulsel dalam mengungkap dan menyelesaikan satu persatu tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah Sulsel,” pungkasnya.(*)









