iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Tagih Janji Nurdin Abdullah, KKMB Lakukan Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Gubernur

waktu baca 2 menit
Massa KKMB di Depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan

Makassar, Suaralidik.com – Keluarga Kerukunan Mahasiswa Bulukumba (KKMB) bersama Andi Baso Riyadi Mappasulle dan Putrinya menagih janji Nurdin Abdullah Selaku Gubernur Sulawesi Selatan dengan melakukam aksi unjuk rasa depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan Jalan Urip Sumoharjo, Makassar (27/7/2020).

Pantauan di lokasi aksi, Tampak Massa mahasiswa yang mendukung keluarga besar Andi Baso Riyadi Mappasulle menggeruduk kantor gubernur sulsel untuk menuntut pemindahan makam Almarhumah Nurhayani Abraham dari pemakaman khusus Covid-19 di Gowa kepemakaman khusus keluarga di Kabupaten Bulukumba.

Aksi Massa Mahasiswa sempat memacetkan jalan Urip Sumoharjo kota makassar, yang membentang Spanduk bertuliskan Keluarga Kerukunan Mahasiswa Bulukumba (KKMB) Menagih Janji Gubernur Sulawesi Selatan kemudian spanduk lainnya bertuliskan  Gubernur NA Lebih Kejam dari Covid-19.

Andi Esa sempat berorasi meminta Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah segera menemui pendemo. Dia meminta Nurdin menjelaskan alasan rekomendasi pemindahan makam yang tak kunjung diberikan.

“Kami sebenarnya sudah memenuhi sejumlah prosedur persuratan supaya rekomendasi ini diberikan. Bahkan Komisi E DPRD Provinsi juga sudah bersurat ke bapak Gubernur, tapi sampai saat ini rekomendasi belum diberikan,” kata Andi Esa.

Sementara itu massa yang semula berunjuk rasa di depan pagar kantor Gubernur, tiba-tiba mengalihkan lokasi unjuk rasa ke badan Jalan Urip Sumoharjo. Sehingga Arus lalu lintas sedikit memhalami kemacetan yang cukup panjang.

“Kami ingin Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah agar memberi klarifikasi kepada kami di sini, kami tidak mau perwakilan,” ucap seorang orator di lokasi.

Diberitakan sebelumnya, Nurhayani Abraham meninggal di RS Bhayangkara Polda Sulsel pada Jumat (11/5/2020). Saat itu, almarhumah divonis berstatus PDP Corona sehingga dimakamkan dengan protokol COVID-19, meski pihak keluarga saat itu menolak pemakaman dengan protokol COVID karena hasil Swab nya ternyata Negatif Covid-19.

Berdasarkan hasil swab yang dinyatakan Negatif, Keluarga Almarhumah terus berupaya meminta jasad Nurhayani Abraham   dipindahkan ke pemakaman khusus keluarga di Kabupaten Bulukumba, namun sampai berbulan bulan lamanya, Gubernur Sulawesi selatan belum memgeluarkan surat Izin.

(*Rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88