iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Satgas Pangan Disorot, Ketua Dewan Pakar PERPADI Bulukumba Desak Pengepul Ditertibkan

waktu baca 3 menit

Loading

BULUKUMBA, Suaralidik.com — Rapat koordinasi penanganan persoalan tata niaga gabah dan struktur industri penggilingan rakyat di Kabupaten Bulukumba justru membuka persoalan yang lebih mendasar: lemahnya pengawasan terhadap rantai perdagangan gabah.

Ketua Dewan Pakar PERPADI Bulukumba, Muhammad Darwis, menilai pemerintah dan aparat terkait belum menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. Ia menyampaikan pandangan itu melalui siaran pers pada Kamis, 20 Agustus 2026, seusai rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung Pinisi, Lantai 4, Bulukumba.

Rapat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Kapolres, Dandim, Kajari beserta jajaran, serta instansi terkait, termasuk Bulog.

Menurut Darwis, persoalan bukan semata-mata soal harga gabah. Yang lebih mengkhawatirkan adalah kerancuan mekanisme pengawasan di tingkat pengepul yang membuat tata niaga gabah berjalan tanpa kendali yang jelas.

Ia mempertanyakan sejauh mana pemantauan harga gabah dilakukan di tingkat pengepul serta bagaimana Satgas Pangan memastikan arus gabah yang keluar dari Bulukumba dan jumlah gabah yang benar-benar diproses menjadi beras di daerah tersebut.

“Tidak ada data yang jelas dalam pengawasan Satgas Pangan. Berapa gabah yang keluar dan berapa gabah yang diproduksi menjadi beras di Bulukumba?” kata Darwis.

Bagi Darwis, kekosongan data dan lemahnya pengawasan menciptakan ruang bagi spekulan memainkan harga. Kondisi itu, kata dia, pada akhirnya menimbulkan gejolak di kalangan penggilingan lokal.

Ia juga menyoroti belum optimalnya peran aparat penegak hukum (APH) dan seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam mengawasi rantai perdagangan gabah.

Darwis mengingatkan, rapat Forkopimda tidak boleh berhenti sebagai forum pertukaran pandangan tanpa tindak lanjut yang terukur. Jika Satgas Pangan tidak segera bergerak, ia memperkirakan persoalan tata niaga gabah akan terus berulang dan berpotensi berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Kalau Satgas Pangan tidak bergerak, saya yakin pertemuan dengan Forkopimda hanya menghasilkan hal yang sia-sia. Tetap akan ada gejolak dan bisa jadi konflik yang berkepanjangan,” ujarnya.

Karena itu, Darwis meminta pemerintah segera membuat regulasi yang secara tegas mengatur aktivitas pengepul, termasuk mekanisme perdagangan dan pengawasan harga gabah. Menurut dia, penertiban harus dilakukan untuk menciptakan kepastian bagi seluruh mata rantai usaha perberasan.

“Saya tegaskan: tertibkan pengepul, buat regulasinya agar semua bisa berjalan. Stop pangan kita aman, pengusaha semakin sukses, petani sejahtera,” kata Darwis.

Desakan tersebut menempatkan pemerintah daerah dan Satgas Pangan pada satu pekerjaan rumah: bukan sekadar menjaga harga gabah di atas kertas, tetapi memastikan siapa yang membeli, dengan harga berapa, ke mana gabah bergerak, serta berapa banyak yang benar-benar diolah menjadi beras di Bulukumba.

Tanpa data dan pengawasan yang transparan, tata niaga gabah berisiko tetap menjadi arena tarik-menarik kepentingan—sementara petani, penggilingan rakyat, dan konsumen berada di ujung rantai yang paling rentan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam