Rusli Dg Opa, Pemimpin dan Harapan Baru Masyarakat Desa Boddia
Dua Cakades Boddia Gugat P2KD Minta Perhitungan Ulang
TAKALAR, SUARALIDIK.com – Dilihat penampilan kesehariannya tak ada yang istimewa yang diperlihatkannya, tapi soal tugas dan amanah yang diembannya, dia selalu melakoni dengan penuh keseriusan dan penuh dengan tanggung jawab, dia adalah Muhammad Rusli Opa yang akrab disapa dengan Daeng Ngopa.
Dikalangan masyarakat Desa Boddia menjadi teka – teki siapa bakal menakhodai Desa Boddia kecamatan Galesong kabupaten Takalar dalam enam tahun ke depan, sudah terjawab di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, pada Rabu ( 17/11/2021 ), yakni Muhammad Rusli Daeng Ngopa nomor urut 1 lewat rapat pleno penetapan Calon Kepala Desa ( Cakades ) terpilih.
Muhammad Rusli Daeng Ngopa memperoleh 867 suara, menyusul rivalnya Saharuddin Daeng Tayang 768 suara, disusul Ir. H. Abd Aziz Daeng Narang 726 suara, sementara Saleh Bundu Daeng Tayang memperoleh 618 suara, dan Makmur Daeng Malo memperoleh 83 suara.
Terpilihnya Muhammad Rusli Daeng Ngopa sebagai kepala Desa Boddia periode 2021 – 2027 merupakan harapan baru bagi warga untuk membangun Desa Boddia ke arah yang lebih baik karena desa ini memiliki banyak potensi yang perlu di kembangkan ke depan.
” Insya Allah ditangan dinginnya ( Daeng Ngopa ) Boddia bisa berkembang lebih baik lagi, itulah harapan kami pada pemimpin yang baru,” ucap salah seorang warga Boddia pada kontributor suaralidik Takalar.
Ditambahkannya, kemenangan Rusli Daeng Ngopa adalah kemenangan warga Desa Boddia, olehnya mari sama – sama membangun desa kebanggaan kita.
” Kami tak bisa seperti ini dan berbuat apa – apa tanpa dukungan warga, mari bersama – sama membangun desa kita, mari tinggalkan perbedaan pilihan,Desa Boddia ini bukan milik satu golongan, tapi milik kita semua. Kalau bukan kita siapalagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” ajak Muhammad Rusli Daeng Ngopa yang juga merupakan Pendamping Lokal Desa tersebut.
Sekedar diketahui, sebelum tampil sebagai Bakal Calon Kepala Desa berbagai aktivitas yang pernah dilalui antara lain pernah di Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat ( PNPM ) kecamatan Galesong, pernah Macaleg pemilu 2019 lewat Partai Amanat Nasional ( PAN ) Dapil 3, dan menjadi Pendamping Lokal Desa ( PLD ) kecamatan Sanrobone.
Dengan pengalaman inilah, Rusli Dg Ngopa ikut bertarung di Pilkades serentak 2021 di Desa Boddia kecamatan Galesong kabupaten Takalar hingga terpilih dan menang mutlak dari empat orang rivalnya.
Dua Cakades Protes Hasil Perhitungan
Sementara Dua Cakades Boddia masing – masing nomor urut 2, Ir. H. Abd Aziz Daeng Narang dan nomor Urut 4, Saharuddin Daeng Tayang memprotes dan merasa tidak puas dengan hasil perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) ditenggarai adanya kecurangan dan permainan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa ( P2KD ) Desa Boddia untuk memenangkan salah satu Cakades tertentu.
” Kami tidak puas hasil perhitungan suara di TPS hingga diplenokan, sepertinya ada permainan dan terbangun skenario intelektual yang terstruktur,ini perlu rekapan ulang agar kami bisa puas dengan hasil akhir, ” terang salah satu tim pemenangan nomor urut 4, Saharuddin Daeng Tayang, yang enggan ditulis identitasnya pada kontributor suaralidik Takalar, Sabtu ( 20/11 ) diwarkop Sakhi Galesong.
Berdasarkan hasil pleno Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) Desa Boddia pada Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) serentak tahun 2021 sebanyak 3.681 pemilih.
Suara yang sah sebanyak 3080 Suara. Jadi ada sekitar 601 pemilih yang tidak menyalurkan hak pilihnya termasuk didalamnya daftar pemilih yang tidak mendapatkan kartu panggilan.
” Nah disini sebenarnya substansi permasalahannya hingga kedua Cakades tersebut menggugat,” pungkasnya.





