Puluhan Orang Tak Dikenal Resahkan Warga Desa Caramming
BULUKUMBA, Suaralidik.Com – Puluhan orang yang tak dikenal, Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 20.00 Wita ”mengepung’ kediaman Pung Bana (80) yang terletak di Dusun Kalelengbulu, Caramming, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba.
Menurut keterangan saksi mata, Rustam, putra tertua Pung Bana. Orang tak dikenal itu, mendatangi rumah orangtuanya sekitar pukul 20.00 Wita. Orang tak dikenal itu berjumlah kurang lebih 40-an orang. Mereka datang sambil berboncengan dengan sepeda motor sekitar 10 unit dan mobil open cup.
Kedatangan mereka yang tiba-tiba membuat pemilik rumah Pung Bana dan istrinya Ny Ros, kaget dan nervous. Kendati diundang naik dirumah, orang tak dikenal itu tetap menolak. “Kami sudah undang untuk naik di rumah. apa kepentingannya. Tapi mereka menolak,”tutur Rustam yang dibenarkan Muh Ramli salah seorang warga.
Kendati tak membuat onar. Kedatangan orang tak dikenal itu (Baca ; Bukan warga Caramming) sontak membuat Pung Bana dan istrinya warga sekitar resah. Pung Bana dan Istrinya pun harus dilarikan ke rumah sakit. “Mama kami mengalami ketegangan, tungkai kakinya sulit untuk ditekuk,”beber Ny Tini, salah seorang anak Pung Bana. Kondisi keduanya masih pucat. Maklum mengalami tekanan psikis dari kedatangan massa itu.
“Kami merasa kedatangan orang tak dikenal itu menyebabkan orang tua kami mengalami sok. Ini kami sudah laporkan ke Polsek Bontotiro,”tambah Rustam.
Pengamat sosial kemasyarakatan, Puang Immank, menyayangkan adanya sekelompok orang tak dikenal yang mendatangi kediaman Pung Bana tanpa ada tujuan yang jelas. Menurutnya, aksi sekelompok orang itu diduga ada yang menukanginya, yang menginginkan Pung Bana dan istrinya terganggu secara psikis. “Selain mengganggu ketenteraman bermasyarakat. Ini bisa menjadi ancaman bagi kamtibmas Desa Caramming dan sekitarnya. Polres Bulukumba harus ungkap siapa dalangnya,”tutur Immank kalem.
Sementara itu, saksi mata Rustam dan Ramli sempat kaget dengan melihat postingan media sosial milik warga Desa Caramming yang memasang foto-foto acara makan-makan. Keduanya mengidentifikasi wajah-wajah yang datang malam-malam ada difoto-foto di medsos tersebut.(iqb)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan