iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Prof. Nasaruddin Kuliah Daring di KKSS

waktu baca 4 menit
Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) kembali mengadakan kuliah dan dialog interaktif keislaman secara online (daring), menghadirkan Bapak Prof. Dr. M. Nasaruddin Umar, MA., (Prof. Nasar)

Loading

NASIONAL, SUARALIDIK.COM – Rabu malam, pukul 19.30 WIB, 29 April 2020, Departemen Kerohanian Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) kembali mengadakan kuliah dan dialog interaktif keislaman secara online (daring), menghadirkan Bapak Prof. Dr. M. Nasaruddin Umar, MA., (Prof. Nasar) Anggota Dewan Pakar BPP KKSS dan Imam Besar Masjid Negara Istiqlal, diikuti sebanyak 138 partisipan, pengurus dan warga KKSS dari dalam dan luar negeri.

Ketika membuka kuliah Ramadan daringnya, Prof. Nasar mengajak seluruh Pengurus dan Warga KKSS membacakan Surat Al-Fatihah kepada pendiri dan pengurus KKSS yang telah wafat, “karena merekalah yang telah mendirikan dan berkorban untuk membesarkan KKSS sehingga kita dapat mewarisi organisasi besar ini di seluruh Indonesia dan bahkan sudah ada beberapa di mancanegara”.

Sebanyak 138 partisipan, pengurus dan warga KKSS dari dalam dan luar negeri. Mengikuti Kuliah

Berikut ini beberapa poin isi kuliah daring Prof. Nasar:

Kita ini sungguh sangat penting memiliki anak-anak biologis yang shalih, termasuk anak-anak adopsi (angkat) yang dapat menjadi anak-anak spiritual. Merekalah kelak dapat setiap saat mengirimkan doa kepada kita setelah kita wafat; dalam khazanah Bugis-Makassar, dikenal istilah matanre siri’ (harga diri, keadaban, atau muru’ah, bahasa Arab). Artinya, orang Sulawesi Selatan itu sangat menjunjung tinggi yang namanya mappakeade’; dulu waktu seperti saya masih berumur anak-anak, di kampung, kita sangat hormat kepada kedua orang tua atau guru-guru kita. Gerakan atau tatapan mata saja ibu-bapak kita, sudah bisa dipahami perintahnya dan kita tidak rela guru ngaji (ulama) kita ke sumur mengambil air, mereka diangkatkan air agar bisa mandi ke atas rumahnya. Ini semuanya dapat disebut mappakeade’; dalam Islam ini kita sudah mengenal ukhuwah (persaudaraan) islamiyah (antar-sesama mulsim; ukhuwah wathaniyah (sebangsa), dan ukhuwah basyariyah (sesama manusia). Penting ditambahan satu ukhuwah lagi, ukhuwah makhlukiyah (hubungan baik dengan sesama makhluk Allah) karena orang-orang yang menjaga dan membina hubungan baik dengan alam, tidak akan diganggu oleh alam, termasuk tidak ada virus Korona; dalam Lontarak dikisahkan bahwa orang-orang tua kita dahulu itu telah membina hubungan baik dengan alam. Itu bukan musyrik. Mereka dikenal sebagai “pananrang” atau pawang hujan misalnya. Mereka bisa mengetahui waktu yang tepat untuk memulai bercocok tanam agar padi tumbuh subur atau mengenal waktu yang tepat sebelum melaut. Salah satu kisah menarik orang Bugis yang mengenal waktu baik berlayar, telah ditulis di buku “Ekspediri Phinisi Nusantara, Pelayaran 69 Hari Mengarungi Samudera Pasifik.” Kisah tim ekspedisi yang membawa kapal Pinisi dari Makassar, Jakarta ke Vancouver, Kanada; etnis Bugis dikenal memiliki genetika sebagai orang-orang cerdas dan pemberani, tidak mengheranlan jika mereka dapat menjadi pemimpin di mana-mana, di zaman kerajaan dahulu kala hingga hari ini di Nusantara. Ini telah diakui oleh Denys Lombard, peneliti dari Perancis, yang telah menulis buku empat jilid; Almarhum Prof. Dr. Andi Zainal Abidin telah meneliti dan menemukan ada kesamaan etos kerja orang Jepang dan orang Bugis. Keduanya memiliki spirit untuk maju dimana pun mereka berada karena kita patut bersyukur sebagai etnis Bugis-Makassar; untuk menjaga kesinambungan genetika generasi orang-orang Bugis di tingkat nasional misalnya, KKSS perlu ikut memikirkan cara menghadapi tantangan 20 tahun ke depan, termasuk mengidentikasi potensi-potensi lokal orang KKSS; bulan Ramadan ini adalah bulan yang patut diketahui sebagai bulan kemenangan umat Islam. Banyak peristiwa besar terjadi di bulan Ramadan, misalnya, Al-Qur’an diturunkan; Nabi Muhammad Saw diwisuda sebagai Rasul Allah; Universitas Al-Azhar didirikan di Mesir; Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945; dan lain-lain; salah satu tokoh Islam yang patut dikenal, memiliki empat keahlian adalah Ibnu Rusyd. Dalam riwayat hidupnya disebutkan, di pagi hari ia membuka praktik tabib (dokter ahli bedah) dan telah menulis buku kedokteran; di siang hari menjadi filosof, membaca, menulis, dan menafsirkan pikiran-pikiran filosof Yunani, terutama Aristoteles; di sore hari ia menjadi qadhi (ahli/ulama fiqih), menulis kitab fiqih; dan di malam hari, ia menulis dan beribadah sebagai seorang sufi atau ahli tasawuf.

Acara kuliah daring ini dipandu oleh Bapak Prof. Dr. Awaluddin Tjalla dan diawali sambutan dan ditutup doa oleh Bapak Muchlis Patahna, Ketua Umum BPP KKSS, dan sebagai host, Dr. Abdul Muid Nawawi. (MSM/AD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam