Persoalan KDMP Enrekang Sudah Selesai, Ibu Kiki Diminta Konsisten dengan Kesepakatan
![]()
Sebab, jika sebuah persoalan yang sudah disepakati penyelesaiannya kemudian terus diproduksi menjadi polemik baru, dampaknya bukan hanya kepada pribadi yang bersangkutan, tetapi juga berpotensi menyeret nama baik Dandim 1419/Enrekang serta citra dan keberlangsungan pembangunan program KDMP di wilayah Enrekang.
Karena itu, Ibu Kiki juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga konsistensi terhadap pernyataan yang telah dibuatnya sendiri.
“Kalau memang sudah selesai, mari sama-sama menjaga agar persoalan ini tidak dibuka kembali. Jangan sampai Ibu Kiki dimanfaatkan oleh kepentingan tertentu untuk membangun narasi seolah-olah masih terjadi persoalan dengan Dandim Enrekang. Itu justru berpotensi merugikan dirinya sendiri, merusak citra institusi, dan mengganggu program KDMP yang sedang dibangun untuk kepentingan masyarakat,” demikian penegasan yang disampaikan.
Semua Pihak Diminta Menjaga Program KDMP
Penyelesaian persoalan seharusnya menjadi titik akhir, bukan titik awal munculnya polemik baru.
Dengan adanya surat pernyataan tersebut, maka yang diperlukan saat ini adalah konsistensi terhadap kesepakatan.
Jangan sampai persoalan personal atau persoalan pekerjaan yang telah diselesaikan kemudian ditarik ke ruang publik dan berkembang menjadi narasi yang berpotensi mendiskreditkan Dandim 1419/Enrekang maupun mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan KDMP di Kabupaten Enrekang.
Kesepakatan sudah dibuat. Pernyataan sudah ditandatangani. Maka yang harus dijaga sekarang adalah komitmen untuk menghormati penyelesaian tersebut dan memberi ruang kepada KDMP untuk terus berjalan demi kepentingan masyarakat. ***







