iklan banner pemrov sulsel
Opini

Melihat Omnibus Law dan Mayday 2020

waktu baca 4 menit

Oleh: Damayanti

Suaralidik.com,_Omnibus Law yang sejatinya hendak menjadi penyederhana regulasi saat ni sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020. Omnibus Law merupakan salah satu dari program unggulan Pemerintahan Joko Widodo yang awalnya diinisiasi untuk menindaklanjuti peraturan yang menumpuk satu dengan lainnya (hiper regulasi). Sasarannya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun di beberapa pihak, Omnibus Law tak ayal dipandang akan menimbulkan sebuah ketidakpastian hukum yang menyulitkan beberapa pihak pelaku ekonomi, terutama kelompok tenaga kerja. Ini yang dirasakah oleh kelompok buruh, yang kemudian berniat tetap melakukan aksi unjuk rasa pada 30 April 2020, tanpa mempedulkan pandemik korona yang sedang terjadi.

Mereka membawa isu Omnibus Law bersama dengan penyataan sikap untuk menolak PHK, pemberlakuan upah dan THR penuh meskipun terjadi perumahan karyawan. Presiden KSPI Said Iqbal bahkan mengatakan akan secara hukum menuntut judicial formil ke Mahkamah Konstitsional untuk membatalkan semua isi dari Omnibus Law, bukan hanya pasal-pasal tentang ketenagakerjaan.

Apakah kekhawatiran tentang Omnibus Law benar-benar patut kita jadikan sebagai momok yang mencegah pembangunan ekonomi Indonesia? Mari kita perhatikan beberapa pasal yang sebenarnya memberikan dampak positif pada negara.

Peningkatan Investasi akan Meingkatkan

Penerapan omnibus law akan memberikan kepastian hukum kepada investor. Sebab, patut diakui, saat ini aturan-aturan terkait perizinan belum selaras. Ada berbagai jenis perizinan yang dikeluarkan pemerintah pusat, tapi ada juga perizinan yang dikeluarkan pemerintah daerah. Masalahnya bukan saja pada banyaknya perizinan, tapi tidak selarasnya antara perizinan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, istem perizinan di Indonesia masih memungkinkan terciptanya peluang aparat untuk menundanunda keluarkan izin, sehingga menyuburkan praktik suap. Apabila tidak diambil langka, maka investor yang sudah berinvestasi di Indonesia akan hengkang dan masuk ke negara lain yang memberikan banyak kemudahan. Sebut saja misalnya Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

Perlindungan Upah Buruh melalui Pengaturan Jenis Upah

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan disinformasi terkait Omnibus Law, salah satunya adalah penghilangan upah minimum. Omnibus Law justru mengenalkan program jaminan kehilangan pekerjaan. Program itu mencakup pemberian uang saku, pelatihan vokasi, dan jaminan atau akses penempatan. Poin-poin baru tersebut justru belum diatur dalam UU no. 13 tentang Ketenagakerjaan.

Selain itu, tenaga kerja lokal pun tidak perlu khawatir dengan serangan gelombang tenaga kerja asing, karena Omnibus Law tidak mempermudah rekrutmen tenaga kerja asing tanpa adanya perlindungan tenaga kerja lokal. Di dalam RUU, dijelaskan bahwa TKA hanya diberikan untuk jabatan tertentu yang sesuai ahlinya, sehingga ada transfer of knowledge kepada pekerja lokal.

Masa istirahat pekerja pun diatur dalam Omnibus Law. Dalam pasal 79, dinyatakan bahwa perusahaan harus mengatur libur dan waktu istirahat pekerja, bukan hanya mengatur mengenai cuti tahunan saja. Pekerja mendapatkan istirahat mingguan 1 hari untuk 6 hari kerja dalam seminggu dan istirahat antar jam kerja minimal setengah jam setelah bekerja selama 4 jam terus menerus. Istirahat ini tidak termasuk jam kerja.

Optimis Menyambut Omnibus Law

Melihat beberapa sisi positif Omnibus Law, rasanya kita harus menggali lebih dalam lagi pasal demi pasalnya sebelum menyampaikan kontra pendapat atas apa yang sedang diupayakan Pemerintah demi ekonomi nasional melalui Omnibbu Law. Namun, ini juga tidak berarti mengebiri hak buruh untuk beraspirasi.

Hari Mayday di tahun 2020 memang terasa tidak sama dengan tahun-tahun lalu, bukan hanya karena adanya pandemik korona yang menyebabkan ruang gerak tenaga kerja semakin sempit, namun juga tentang perjalanan ratifikasi Omnibus Law yang terus dikebut di DPR. Buruh memiliki haknya untuk menyalurkan aspirasi, terutama yang berkaitan dengan hak ketenagakerjaan dalam Omnibus Law, namun sebelum melakukan aksi, ada baiknya dipelajari lebih mendalam lagi makna keberadaan Omnibus Law ini dan tdak bersikap gegabah tetap melakukan aksi di tenga kebijakan physical distancing dari Pemerintah.

Menciptakan kerumunan massa di massa seperti ini tidaklah bijak, bukan hanya baik kaum buruh, namun juga bagi masyarakat Indonesia sebagai sebuah bangsa yang sedang melawan penyakit global yang sudah menjadi pandemik.
Penulis adalah Mahasiswa Pasca Sarjana di Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam