Kenali 15 Brand ASEAN Yang Kini Telah Mendunia
6. Grab ( Malaysia )

Semenjak dirilis pada 2012, mengikuti kesuksesan Uber di Amerika Serikat, Grab telah menjadi pionir perubahan dunia jasa transportasi. Semua bermula dari ide Anthony Tan dengan seorang temannya asal Indonesia dan teman kuliahnya sewaktu di Universitas Harvard, Tan Hooi Ling. Mereka kemudian berhasil menghasilkan sebuah aplikasi untuk memanggil jasa transportasi untuk warga Negeri Jiran. Aplikasi itu diberi nama MyTeksi.
Di negara-negara lain, aplikasi MyTeksi ini lah yang dikenal sebagai Grab. Sejak dirilis lima tahun lalu, Grab mulai digandrungi oleh warga dari negara tetangga, termasuk Indonesia. Begitu juga dengan warga di Filipina yang akhirnya bisa menikmati layanan Grab setahun lebih telat dibandingkan negara-negara lain.
7. British India ( Malaysia )

Usaha busana satu ini bukan berasal dari Inggris ataupun India, tapi Malaysia. Pendiri mereka, Pat Liew, terinspirasi oleh era kolonial dan menyindirnya saat pembukaan dengan slogan, “Mewakili British India, era rasisme, tertekan, ketidakadilan, dan busana berkelas.”
Berkat pengalamannya di dunia retail, Pat Liew berhasil membuka cabang di negara tetangga, Singapura hanya dalam beberapa bulan setelah produknya diluncurkan. Saat itu Liew menyebut bahwa pembukaan cabang tersebut hanya tes untuk menjadi merek global. Kini, mereka sudah memiliki 40 cabang di Malaysia, Siangapura, Thailand, dan Filipina.
8. TWG Tea Company ( Singapura )

Sebuah merek teh berkelas, TWG TEA atau The Wellbeing Group dibentuk oleh Taha Bouqid, Maranda Barnes, dan Rith Aum-Stievenard, pada 2008 di Singapura. Perusahaan teh satu ini menawarkan 1.000 jenis teh asli dan eksklusif.
Angka “1837” bukan menunjukkan tahun perusahaan itu dibentuk, melainkan sebagai penanda tahun terbentuknya Kamar Dagang Internasional di Singapura. Ketika itu negara mereka terkenal sebagai pusat perdagangan teh.
Kini, TWG telah menjadi produk kelas internasional dengan disajikan di hotel-hotel bintang Singapura, serta melebarkan sayap mereka dengan Dean & Deluca di Amerika Serikat dan juga Harrods, Inggris.
9. BreadTalk ( Singapura )

Gerai pertama BreadTalk kali pertama dibuka di Glorietta 4 Mall di Kota Makati. Konsepnya yang unik dan memiliki dapur terbuka membuat publik tertarik. Kendati baru membuka toko pada 2004, tetapi BreadTalk sudah masuk ke dunia industri roti sejak 2000 dan mengedepankan cita rasa tradisional dan membuat berbagai varian baru.
Roti-roti mereka sering kali diubah menyesuaikan daerah toko masing-masing, dan juga hari raya tertentu. Indonesia pun ikut merasakan kelezatan BreadTalk setelah mereka membuka cabang di Jakarta pada 2003.
Kini mereka sudah memiliki 900 toko di 17 negara, termasuk menaungi merek-merek lain seperti Toast Box, Food Republic, Ramen Play, dan Din Tai Fung.
10. Jollibee ( Filipina )

Jollibee merupakan produk yang dicintai di seluruh Filipina, dengan menu favorit Chicken Joy dan Yamburger. Perusahaan ini sudah beroperasi sejak 1975 lalu.
Didirikan oleh Tony Tan Caktiong, pada awalnya Jolibee adalah sebuah toko es krim di Cubao, Kota Quezon, dan jadi sebuah perusahaan besar dengan ekspansi yang begitu cepat.
Kini Jollibee sudah ada di Kanada, Amerika Serikat, Singapura, Vietnam, Brunei, dan bahkan negara Timur Tengah seperti Qatar, Oman dan Uni Emirat Arab. Total, Jolibee sudah membuka 978 toko untuk melayani masyarakat Filipina serta 80 lainnya tersebar di penjuru dunia.









