Kapospol Sub Sektor Lanrisang Jadi Irup Upacara Bendera Di SMA Neg 10 Pinrang
Pinrang, Suaralidik.com – Sepintas pelaksanaan upacara bendera hari Senin di SMA Negeri 10 Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang berjalan seperti biasanya. Seperti upacara bendera rutin yang dilaksanakan setiap hari Seninnya.
Hanya yang menarik dalam pelaksanaan upacara kali ini, Senin 30/09/2019
Pembina Upacara pada hari ini Kapospol Sub Sektor Lanrisang Ipda Rusdi,SE.
Giat upacara juga dihadiri kepala Uptd SMA Negeri 10 Pinrang Drs. Muh.Jafar,M.Pd, personil Pospol Lanrisang, para Guru dan Siswa Siswi SMA Negeri 10 Pinrang.
Petugas pembaca teks saat membacakan Teks Pembukaan UUD 1945, Visi Misi sekolah, dan janji para siswa dilaksanakan dengan lancar. Mereka terlihat penuh penghayatan, seperti membaca di luar kepala masing-masing.
Dalam amanat upacara, Kapospol Sub Sekot Lamrisang menyampaikan surat edaran Mendikbud nomor : SE/09/2019,tanggal 27,Sep 2019, Uu No 09 thn 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.
Selain itu,Kapospol juga menyampikan surat edaran Mendikbid tentang pencegahan peserta didik untuk ikut Unjuk Rasa yang berpotensi terjadi kekerasan dan juga masalah bahaya Narkoba.
Dalam amanatnya, pembina upacara
“Untuk itulah, mari kita jalani hidup bebas tanpa pengaruh narkoba. Kasihanilah orang tua kita yang telah membanting tulang mencari uang agar kita bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Belajarlah dengan rajin, jauhi kenakalan remaja, perkelahian antar pelajar, pergaulan bebas, serta penggunaan obat terlarang lainnya,” pesan Ipda Rusdi SE.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 10 membenarkan jika sekolahnya hari ini kedatangan tamu kehormatan dari Pospol Sub Sektor Lanrisang, untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba dan pencegahan peserta didik yamg berpotensi terjadi kekerasan.
“Iya, hari ini kita kedatangan tamu, bapak Kapospol dari Sektor Lanrisang untuk mensosialisasikan kepada peserta didik kita tentang unjuk rasa dan bahaya narkoba. Semoga apa yang disampaikan oleh pembina upacara tadi dapat mengingatkan sekaligus memotivasi anak-anak kita untuk menghindari perilaku hidup yang buruk, terutama penggunaan barang haram ,” papar Kepala Sekolah. (MLP)









