iklan banner pemrov sulsel
Banner PDAM Makassar

Kadisdik Pimpin Rakor MKKS SMA/SMK/SLB Sulsel

waktu baca 2 menit
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev, Plg, Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK dan SLB Sulsel, di Aula Prayuda Secata Rindam XIV Hasanuddin,

Makassar, SuaraLidik.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Setiawan Aswad, M. Dev, Plg memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK dan SLB se-Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Aula Prayuda Secata Rindam XIV Hasanuddin, Sabtu (05/11/2022).

Hadir mendampingi Kadisdik, Sekretaris Disdik Sulsel, Drs. Harpansa, MM, Kepala Bidang Pembinaan SMA, Asqar, SE, MM, Kepala Bidang Pembinaan SMK, Muhammad Yusri Gazali, S.Pd, Kepala Bidang Pembinaan PKLK, Dra. Mashari, M.Pd, Kepala UPT PTIKP, Elix, S.Pd dan Kasubag Umum, Kepegawaian dan Hukum, Muhammad Hazairin, SH, MH.

Rakor yang berlangsung kurang lebih 4 jam nonstop ini diikuti kurang lebih 500 orang. Mereka adalah para kepala SMA, SMK dan SLB se-Sulawesi Selatan.

Diawali dengan pemaparan Kadisdik Sulsel, Setiawan Aswad, lalu Sekretaris Disdik, Harpansa, kemudian berturut-turut, Kepala Bidang SMA, Asqar, Kabid SMK, Muh. Yusri Gazali, Kabid PKLK, Mashari dan Kepala UPT PTIKP, Elix.

Usai pemaparan para pejabat Disdik, peserta Rakor diberi kesempatan untuk mengungkapkan permasalahan yang ada di sekolah masing-masing.

Untuk menghemat waktu, peserta Rakor dihimbau untuk tidak mengajukan pertanyaan yang sama.

Setiawan Aswad mempersilahkan peserta menumpahkan unek-unek tanpa sungkan. Dan betul saja, begitu dibuka sesi pertanyaan, mereka berlomba mengacungkan tangan.

Setidaknya ada puluhan orang yang berkesempatan menggunakan sesi ini. Pertama diberikan kepada Kepala SMAN 20 Gowa, Syarifuddin Munir, S.Pd, MSi. Pertanyaannya perihal PPPK.

Disusul kemudian Kepala SMKN 2 Jeneponto, lalu ada Mirdan Miding Kepala SMAN 20 Makassar yang mengajukan beberapa hal, antara lain soal TPP, TPG dan lainnya.

Tercatat ada 3 Kepala SLB juga mengajukan sejumlah permasalahan yang dihadapi di sekolahnya. Mereka adalah Kepala SLBN Barru, Kepala SLBN Wajo, Kepala SLBN 1 Makassar dan Kepala SLBN 2 Makassar.

Dan tak hanya kepala sekolah negeri, sebab Kepala SMA Semen Tonasa juga mengangkat tangan dan ingin mengajukan usul. Usulannya ingin juga menikmati program Smart School.

“Program ini sangat bagus dan kalau izinkan kami dari sekolah swasta bisa juga menikmati program luar biasa ini,” harap Kepsek SMA Semen Tonasa Pangkep ini.

Selain Smart School, juga soal dana BOS, kekurangan guru, DAK, BLUD, TPP, TPG dan lainnya menjadi obyek perbincangan dalam pertemuan yang berakhir menjelang magrib itu.(*)

(Humas Disdik Sulsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *