banner pemprove sulsel
banner pemkot makassar 2024
iklan PDAM Pemkot Makassar

Diikuti 400 Mahasiswa FH Unhas, Marsekal Andyawan Martono Bawakan Kuliah Umum

waktu baca 2 menit
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II, Marsekal Madya TNI Andyawan Martono, Membawakan Kuliah Umum di Hadapan Mahasiswa Fakultas Hukum Unhas, di Baruga Prof. Dr. Baharuddin Lopa, SH, Selasa 11 April 2023.

Makassar, SuaraLidik.com – Fakultas Hukum Unhas mengadakan kuliah umum oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) TNI.

Kuliah umum berlangsung Selasa (11/04/2023) di Baruga Prof. Dr. Baharuddin Lopa, SH dengan mengusung tema kegiatan “Pendidikan Integrasi Kebangsaan Sebagai Pilar Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Kegiatan ini digelar dalam rangka Dies Natalis ke-71 Fakultas Hukum Unhas dan dihadiri Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M,Sc dan Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P.

Sementara itu pembawa materi kuliah umum adalah Marsekal Madya TNI Andyawan Martono P, S.I.P dan dihadiri sekitar 400 mahasiswa Fakultas Hukum Unhas.

Rektor Unhas dalam sambutannya mengatakan bahwa, pentingnya menghadapi bonus demografi dengan tetap menjaga nilai-nilai persatuan, sehingga yang terbentuk adalah generasi yang kuat dan sadar akan persatuan.

Sementara itu, dalam paparan kuliah umumnya, Panglima Kogabwilhan II TNI menyampaikan bahwa Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI merupakan 4 pilar kebangsaan yang merupakan suatu bentuk pertahanan negara oleh setiap warga negara.

Beliau menambahkan bahwa, terdapat 4 cara dalam menjaga pilar kebangsaan yaitu, kultural, edukatif, hukum, dan terakhir struktural.

Sedangkan Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Hamzah Halim dalam sambutanya menyampaikan kuliah umum Panglima TNI ini yang diwakili Panglima Komando Gabungan Pertahanan Wilayah II (Pangobwilhan II), Masekal Madya TNI Andiyawan Martono P, S.IP dengan tema Pendidikan Integrasi Kebangsaan sebagai pilar utama persatuan dan kesatuan bangsa ini dimaksudkan untuk memupuk dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bagi sesama anak bangsa, khususnya bagi kalangan intelektual muda, mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi dan termakan isu-isu atau berita hoax yang pada gilirannya akan mengancam kedamaian, persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

“Dengan pemahaman awal yang baik tentang arti penting integrasi, persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara, maka diharapkan dari awal akan tumbuh jiwa-jiwa patriotisme, cinta tanah air di kalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa fakultas Hukum unhas, yang pada gilirannya diharapkan akan lahir alumni dengan bekal jiwa patriotisme dan kenegarawanan dalam menjalankan profesi apapun yang mereka tekuni di masyarakat kelak,” pungkasnya.(*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

perhapmi
perhapmi