Bidan Puskesmas Caile Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 ke Ibu Hamil
![]()
Bulukumba, suaralidik.com – Pandemi virus corona di Indonesia telah ditetapkan sebagai bencana darurat nasional karena penyebaran virus yang begitu cepat dan sulit dikendalikan. Per tanggal 23 Maret 2020, kasus pasien positif corona di Indonesia telah bertambah menjadi 579 orang.
Virus corona baru yang menyebabkan penyakit COVID-19 bisa menginfeksi siapa saja. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), virus ini rentan menginfeksi orang tua dan orang-orang dari segala usia yang memiliki kondisi medis serius.
CDC juga memasukkan perempuan hamil dalam pemantauan sebab mereka rentan terinfeksi virus, meski belum ada data pasti.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menginformasikan, penelitian sedang dilakukan untuk memahami dampak infeksi COVID-19 pada perempuan hamil.
Sementara ini, data yang diperlukan untuk mengkaji hal tersebut masih terbatas sehingga belum ada bukti perempuan hamil berisiko lebih tinggi.
Namun, karena perubahan dalam tubuh dan sistem kekebalan tubuh, wanita hamil dapat terinfeksi beberapa virus, termasuk yang menyerang pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk mengambil tindakan pencegahan guna melindungi diri dari COVID-19.
Sementara itu, belum diketahui apakah wanita hamil dengan COVID-19 di dalam tubuhnya dapat ditularkan pada janin atau bayi selama kehamilan dan persalinan. Hingga saat ini, belum ditemukan adanya virus di dalam sampel cairan ketuban atau ASI.
Menurut Bidan Sustiana, untuk kondisi saat ini, Ibu hamil sebaiknya di rumah saja, mengurangi kontak dengan orang lain guna mencegah penyebaran virus corona covid-19.
Selain itu, mengutamakan kebersihan dengan selalu mencuci tangan.Virus corona bisa menyebar kepada siapa saja.
Hal ini disampaikan kepada semua ibu hamil yang datang memeriksa kandungannya di Puskesmas Caile kabupaten Bulukumba tempat Bidan Sustiana bekerja.
“Kami selalu menyarankan kepada ibu hamil agar tetap di rumah, menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangannya guna menghindari penyebaran covid-19,” kata bidan Sustiana, Selasa (24/3/2020)
Lebih lanjut dikatakannya jika tetap selalu berdoa dan bertawakkal kepada Allah SWT agar dihindarkan bahaya pandemi yang melanda negara dan dunia ini.
Sambil memeriksa kehamilan ibu hamil, para bidan juga mensosialisasikan bahaya dan pencegahan penyebaran virus corona.(*Anto)









