iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Bekasi Izinkan Jenazah Pasien Covid-19 Dikuburkan di makam Keluarga

waktu baca 2 menit

Loading

Suara Lidik.com, BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi memberikan lampu hijau jenazah Covid -19 bisa dikuburkan dimakan keluarga. Hal ini menyusul angka kematian Covid-19 membuat pemakaman khusus jenazah Covid-19 di TPU Pedurenan mulai penuh.

“Asalkan sudah memenuhi syarat, melalui proses pemulasaraan,” kata Rahmat, Minggu (4/7/21).

Menurutnya, untuk saat ini jenazah pasien Covid-19 bisa dimakamkan di mana saja. Syaratnya, jenazah itu sudah melalui proses pemulasaraan sesuai standar protokol kesehatan WHO.

“Mau dibawa ke makam keluarga boleh. Mau dibawa ke Jawa, silakan, tapi harus proses pemulasaraan dulu,” tegasnya.

Pihak keluarga pasien bisa melaporkan kepada Puskesmas setempat apabila ada anggota keluarganya yang meninggal dengan status suspeck atau positif Covid-19.

Petugas akan mengambil jenazah untuk pemulasaraan dan akan dimakamkan di TPU Pedurenan atau sesuai permintaan keluarga.

“Ini untuk yang isolasi mandiri prosesnya seperti ini, kalau meninggal di rumah sakit tentu sudah diurus oleh pihak rumah sakit,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan telah menambah jumlah lokasi pemulasaraan jenazah suspek maupun positif Covid-19.

Empat pemulasaraan yang dibuka untuk jenazah Covid-19 yakni Rumah Sakit tipe D Bantargebang, Jatisampurna, Pondok Gede, dan Bekasi Utara.

Dengan demikian diharapkan setelah difungsikannya empat tempat pemulasaraan baru bisa mengurangi beban petugas pemulasaraan di RSUD Kota Bekasi.

Selain itu, pelayanan terkait pemakaman protokol Covid-19 di RSUD Kota Bekasi tak terganggu.

“Karena kemarin sempat sampai 24 jam non-stop, pasien meninggal harus menunggu antrean. Mudah-mudahan dengan kami buka, dari kemarin, jadi ada 4 titik. Bagi yang (meninggal) di rumah, sudah disiapkan juga di Padurenan, di rumah singgah. Insya Allah kalau antrean yang meninggal akan terurai,” jelas kata Kadinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati. (Mg7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data