TP-PKK Bantaeng Imbau Masyarakat Hentikan Kebiasaan Menyentuh Bayi Saat Lebaran
BANTAENG, RADAR SELATAN – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat agar tidak menyentuh bayi dan balita saat bersilaturahmi Lebaran.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Ketua TP-PKK Bantaeng, Gunya Paramasukahputri, sebagai upaya mencegah penularan penyakit, khususnya campak.
Dalam poster resmi yang dirilis, TP-PKK menegaskan bahwa kebiasaan menyentuh, mencubit pipi, atau menggendong bayi tanpa izin saat berkunjung ke rumah kerabat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
Hal ini menjadi perhatian serius karena sistem imun bayi dan balita masih sangat rentan.
“Momentum Lebaran memang identik dengan silaturahmi dan kehangatan keluarga. Namun, kita juga perlu lebih peduli terhadap kesehatan anak-anak, terutama bayi dan balita,” ujar Gunya.
Ia menjelaskan, sentuhan dari banyak orang dengan kondisi kesehatan yang berbeda-beda dapat menjadi media penyebaran virus dan bakteri. Risiko yang dapat muncul antara lain dermatitis atopik, herpes, hingga infeksi saluran pernapasan.
Bahkan, dalam kondisi tertentu, penyakit seperti campak dapat dengan mudah menular melalui kontak dekat.
TP-PKK Bantaeng mengajak masyarakat untuk tetap menjaga etika saat berinteraksi dengan bayi, seperti:
- Tidak menyentuh atau menggendong tanpa izin orang tua
- Menjaga kebersihan tangan
- Menghindari kontak jika sedang tidak sehat
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama.
Dengan tetap menerapkan kebiasaan yang lebih higienis, suasana Lebaran dapat tetap hangat tanpa mengorbankan keselamatan si kecil.
“Silaturahmi tetap bisa dilakukan dengan penuh kasih tanpa harus menyentuh bayi. Mari kita jaga mereka agar tetap sehat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan