iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Torehan Sudut Kelam Mahasiswa, Celoteh Pulpen tumpul

waktu baca 6 menit

Loading

Penulis : AD*
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar.

Opini, Suaralidik.Com – Tak ada asap jika tak ada api, bunyi sebuah pepatah lama, tulisan ini lahir tentunya bukan tanpa sebab. Sesuai hukum alam, ada aksi ada reaksi. Tulisan ini lahir atas kondisi kekinian Gerakan Mahasiswa khususnya di kota Makassar yang kian hari kian menunjukkan kehilangan geliatnya. Tanda-tanda akan tenggelangnya Gerakan Mahasiswa semakin jelas terlihat. Bukan sebuha gurauan jika setahun atau dua tahun lagi tak ada pengguna almamater dari berbagai warna turun aksi di jalanan, untuk sebuah alasan, yaitu nuraninya terusik.

Karena kegelisahan penulis atas kondisi ini, maka lahirlah sebuah tulisan yang sangat membosankan dan sangat tidak menarik ini.
Sebuah diskursus, REVOLUSI sering menjadi cerita “Pengantar Tidur” oleh kawan-kawan yang mengaku diri mereka Revolusioner, padahal ada sebuah soft fact jika budaya Mahasiswa yaitu membaca, menulis dan diskusi kini mulai ditinggalkan.

Seakan-akan REVOLUSI adalah sebuah usaha memindahkan Istana negara ke Makassar, Utopis kata sebagian orang. Maka tak heran jika kemudian hasil kajian Revolusi tak ubahnya seperti obrolan para pemain gap di warung kopi. Kegiatan semacam itu tentu tak bisa berharap banyak akan ada follow up-nya. Maka dari itu penulis mencoba menuliskan gagasan-gagasan Revolusi yang sering dikaji oleh kawan-kawan Mahasiswa ..!!

Sebagai kekuatan besar, gerakan mahasiswa masih memiliki legitimasi moral dari masyarakat. Namun, walau harapan tinggi dari masyarakat masih dibebankan ke pundak mahasiswa, saat ini gerakan mahasiswa cenderung menurun. Mahasiswa seakan-akan tak memiliki progresivitas dan sensitivitas dalam menanggapi berbagai persoalan real bangsa ini.

Itu sangat tampak jika kita melihat ruang-ruang diskusi mahasiswa yang tak lagi diramaikan pembicaraan tentang problematika umat. Jika dahulu keterbatasan media malah membuat para aktivis kampus makin kreatif dan kritis, saat ini berbanding terbalik. Banyak gerakan mahasiswa terjebak berbagai kepentingan pribadi dan golongan.

Itulah mahasiswa hari ini, mereka mendahulukan egonya demi menjaga eksistensi organisasinya. Mereka mengagung-agungkan simbol kebesaran organisasi masing-masing dan sibuk memperdebatkan perbedaan idiologi sehingga lupa dengan tugas-tugas sebagai mahasiswa. Mahasiswa hari ini hanya jago kandang tak ubahnya katak dalam tempurung hanya bisa berkoar-koar dibelakang layar namun tidak berani tampil kedepan untuk menjadi sebagai pelopor perubahan.

Selain itu, era globalisasi dengan teknologi yang makin canggih dan membuat dunia makin kecil justru makin mengerdilkan jiwa para aktivis pergerakan mahasiswa. Suara keberanian dan kejujuran mahasiswa yang semula nyaring terdengar, kini seakan-akan hilang bagai ditelan bumi. Nilai tawar mahasiswa yang semula senantiasa menjadi kebanggaan, kini tak lagi ada.

Idealisme sebagai prinsip dasar gerakan mahasiswa seolah-olah tertawan di ruang perkuliahan yang sangat mengekang. Sifat kritis sebagai senjata utama mahasiswa dalam mengupas berbagai isu dan persoalan bangsa, menanggapi berbagai kebijakan pemerintah, serta memperjuangkan aspirasi rakyat menumpul dan berkarat. Semua itu menjadi faktor penyebab degradasi gerakan mahasiswa.
Akibatnya, gerakan mahasiswa yang dulu lebih mengedepankan kepentingan rakyat kecil, saat ini hanya berperan sebatas lingkup kampus itupun hanga sesekali saja . Tak pelak, yang tampak adalah gerakan mahasiswa mati suri.

Harus kita akui peran mahasiswa sangat penting dalam perjalananan panjang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari masa ke masa. Gerakan mahasiswa telah membuktikan apa yang mereka lakukan mampu menumbangkan segala bentuk otoritarianisme penguasa terhadap rakyat. Gerakan mahasiswa merupakan bentuk perjuangan nyata kaum intelektual berdasar tanggung jawab moral sosial mereka kepada rakyat.

Karena itulah degradasi gerakan mahasiswa saat ini harus menjadi perhatian bersama serta disikapi secara arif dan bijaksana. Perlu dicari akar permasalahan untuk dibuatkan satu solusi cerdas guna membangun kembali semangat gerakan mahasiswa yang mati suri. Karena, idealnya mahasiswa merupakan golongan intelektual yang memiliki semangat berjuang tinggi.

Kembali melakukan refleksi sejarah merupakan salah satu cara untuk mengembalikan semangat gerakan mahasiswa. Sebab, sejarah telah mencatat gerakan mahasiswa dengan idealisme para aktivisnya telah menumbangkan kediktatoran Soekarno dan menggulingkan rezim otoriter Soeharto.

Refleksi sejarah perjuangan mahasiswa pada zaman dahulu diharapkan memberikan motivasi serta menyadarkan kembali mahasiswa sekarang betapa penting gerakan mahasiswa. Sejarah dapat berperan penting untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan. Ditambah dengan keberhasilan mahasiswa dahulu yang bisa memantik keberanian mahasiswa sekarang untuk mengukir sejarah baru.

Tak kalah penting untuk menghidupkan kembali gerakan mahasiswa, harus ada dukungan dari berbagai pihak. Salah satu dukungan dari internal kampus; rektorat dapat membuat kebijakan yang mendukung serta mempermudah pertumbuhan gerakan mahasiswa. Bukan sebaliknya, kebijakan diciptakan untuk menghambat atau mematikan mahasiswa dan gerakan mahasiswa, dan hal itu penulis mengalaminya, saat kebijakan kampus itu hadir justru malam mempersempit gerakan-gerakan Mahasiswa

HPMB Raya

Peran serta dukungan masyarakat pun menjadi kunci keberhasilan untuk menyemai kembali pertumbuhan gerakan mahasiswa yang mati suri. Tanpa dukungan masyarakat, tidak mungkin mahasiswa dan gerakan mahasiswa bisa eksis dan aktif. Sebab, gerakan mahasiswa pada dasarnya merupakan gerakan untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

Mari kita lepas bendera masing-masing serta almamater kebesaran kampus kita, kita jangan bicara PMII, HMI, KAMMI, IMM, GMNI, dan Organ-organ apapun. Mari kita bersatu padu dibawah bendera kebesaran Aliansi Mahasiswa dengan mengucapkan Sumpah Mahasiswa Indonesia secara bersama-sama serta menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Baru kemudian kita membuat perubahan secara bersama-sama pula.

Maksud penulis diatas bukan berarti kemudian mengajak kawan-kawan mahasiswa untuk melenceng dari mekanisme berorganisasi. Kita sepakati bahwa kita diikat oleh organ yang berbeda. Kita sama-sama memiliki konstitusi AD/ART dan independensi masing-masing. Akan tetapi maksud saya disini taklain adalah bagaimana kita untuk selalu ikut andil dalam menjaga stabilitas NKRI serta mewujudkan masyarakat adil makmur, menciptakan peradaban baru untuk Indonesia.

Mari kita wujudkan cita-cita bangsa Indonesia ini melalui gerakan mahasiswa yang terkonsolidasi, proggresif, dinamis dengan melalui agenda kajian-kajian ilmiah/diskusi rutin di organisasi kita masing-masing lalu kemudiann implementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terlepas dari itu penulis kembalikan kepada kesadaran kawan-kawan mahasiswa masing-masing, Khususnya kawan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Sulawesi-Selatan, Tapi ingat bangsa ini bukanlah dalam keadaan baik-baik. Jangan ternina bobokkan oleh keadaan, mari kita segera berbuat untuk menyelamatkan bangsa ini, Untuk NKRI yang kita cintai dan kita Banggakan ini.

Berikut Beberapa pengalaman organisasi penulis yang di geliatinya di kota Makassar yakni :
1. Pergerekan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
2. Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB-Raya)
3. Institute Filsafat Indonesia (IFI)
4. Himpunan Aktivis Mahasiswa (HAM) Sul-Sel
5. Front Pemuda Advokasi Masyarakat FPAM-Bantaeng
6. Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) UIN Alauddin Makassar
7. Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI)

Saat Ini Penulis mencoba terjung ke dunia jurnalistik sekaligus sebagai pengisi waktu. Meskipun tidak seandal mereka-mereka yang sering nangkring di pemberitaan media nasional seperti misalnya situs berita, ataupun televisi berita, dan sebagainya. Namun sejauh ini penulis merasa enjoy untuk terjun lebih dalam lagi serta mengikuti perkembangan.

Jurnalistik, merupakan sebuah pilihan bagi penulis. Mengingat penulis memiliki beberapa tingkatan cita-cita, dan di salah satu tingkatan tersebut, yakni tepatnya pilihan II penulis pun berkeinginan untuk menjadi seorang jurnalis profesional.

Editor : Adhe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam