iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

28 Mahasiswa UKIP Dipecat Karena Ber-IPK Buruk

waktu baca 4 menit
Rektor Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus), Dr. Agus Salim. SH.,MH. Saat konfrensi pers, Jumat (31/1)

Loading

MAKASSAR, suaralidik.com – Sebanyak 28 orang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) makassar yang terlibat dalam aksi unjuk rasa berkali-kali di kampus diberikan sanksi.

Hal ini diungkapkan oleh Rektor Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus), Dr. Agus Salim. SH.,MH.

Menurutnya, pemberian sanksi tersebut telah melalui proses yang panjang dan telah sesuai dengan mekanisme yang ada.

Dimana sebelum keputusan pemberian sanksi terbit, terlebih dahulu pimpinan UKIP meminta Komisi Disiplin turun tangan menilai seluruh kegiatan demonstrasi yang dilakoni sejumlah mahasiwa UKI Paulus secara berulang-ulang.

Puncaknya pada tanggal 20 Januari 2020, mereka dinilai membuat pelanggaran yang cukup berat dan telah mencoreng nama baik Kampus UKIP.

Sejumlah mahasiswa yang dimaksud, berunjukrasa pada saat UKI Paulus melaksanakan Lokakarya Nasional Resolusi Mengajar dengan menghadirkan sekitar 150 Kepala Sekolah SMA/SMK dan guru-guru dari Kabupaten/ Kota lingkup Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kegiatan Lokakarya turut diikuti oleh seluruh Dosen UKI Paulus dan itu sifatnya sangat penting.

“Yang disayangkan karena tidak mengindahkan penyampaian pengumuman yang sebelum kegiatan digelar oleh pihak kampus. Mereka mahasiswa diliburkan dari kegiatan akademik. Nah itulah penyampaian pengumuman dan itu telah disampaikan beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan Lokakarya,” ungkap Dr. Agus Salim.

Namun saat menjelang akhir kegiatan lokakarya kata dia, sejumlah mahasiswa datang ke depan kampus berunjukrasa sehingga mengganggu masyarakat di sekitar Kampus. Pihak pemerintah melalui RW sempat menghentikan orasi di depan kampus tersebut, tetapi mereka tidak mengindahkannya.

Selanjutnya pimpinan UKI Paulus dan Dosen pun sempat menemui mereka tetapi mereka terus menuntut agar keinginan mereka diikuti. Bahkan ada yang berteriak-teriak memaki-maki dosen dan pegawai dengan kalimat yang tak pantas.

“Perbuatan mereka merusak nama baik kampus. Bayangkan mereka berdemo di saat ada kegiatan nasional berlangsung dan meresahkan sejumlah tamu undangan. Ini yang tidak bisa kami tolerir lagi,” kata Agus dalam konferensi persnya di Kampus Pasca Sarjana UKI Paulus, Kamis (30/1/2020).

Dengan demikian dari kejadian itu pimpinan UKI Paulus lalu meminta Komisi Disiplin turun tangan menggelar rapat membahas adanya dugaan pelanggaran atas peraturan etika dan disiplin warga kampus terkait dengan kegiatan unjukrasa yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa pada tanggal 20 Januari 2020 atau tepatnya pada saat kegiatan lokakarya nasional berlangsung.

“Dari hasil rapat Komisi Disiplin tersebut lalu disampaikan dalam rapat senat, kemudian diputuskan untuk menerbitkan rekomendasi pemberian sanksi berdasarkan peraturan etika dan disiplin warga kampus. Jadi pemberian sanksi itu telah sesuai prosedur yang ada,” ujar Agus.

Ia mengungkapkan kekisruhan yang terjadi awalnya dimulai dari penyelenggaraan Musyawarah Anggota Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) yang salah satu agendanya adalah pemilihan pengurus baru.

“Ketika musyawarah anggota HMS berlangsung, Wakil Dekan III Fakultas Teknik (WD III FT) telah menyampaikan kepada HMS agar pembentukan pengurus harus mempedomani Peraturan ORMAWA.

Akan tetapi setelah membentuk atau memilih pengurus, HMS ternyata tidak mengikuti persyaratan yang telah diatur dalam Peraturan Ormawa yang dimaksud. Dimana sebagian besar dari 40 pengurus yang dipilih tidak memenuhi persyaratan karena Indeks Prestasi (IP) yang ada nol koma, nol koma satu, bahkan ada diantara mereka yang baru melulusi 2 mata kuliah padahal mereka sudah berada pada semester 4, 5 dan 6 yang seharusnya telah melulusi 100 SKS atau lebih,” jelas dia.

Sementara itu Ketua Program Studi Teknik Sipil (KPS TS) dan WD III FT tidak menyetujui daftar kepengurusan tersebut dan tidak melantiknya. Mereka disarankan merubah kepengurusan dengan mengikuti peraturan ORMAWA.

Bukannya mengikuti saran yang diberikan, HMS malah protes ke Pimpinan UKI Paulus mulai dari KPS TS dan WD III FT serta Wakil Rektor (WR III) Bahkan ke Rektor agar Peraturan Ormawa tersebut ditinjau dan tidak diberlakukan.

Pimpinan UKI Paulus lalu menjelaskan kepada HMS bahwa peraturan yang mempersyaratkan IPK tersebut telah diberlakukan sejak tahun 2015 dan selanjutnya dituangkan dalam bentuk Peraturan ORMAWA pada tahun 2018.

“Terakhir telah dibahas kembali dalam Rapat Kerja UKI Paulus akhir bulan Mei 2019 di Hotel Mistiana Toraja Utara yang lalu. Dimana saat pembahasan turut dihadiri oleh Bidang Kemahasiswaan yang juga diikuti oleh 4 Ketua BEM Fakultas yaitu Ketua BEM Fakultas Tehnik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum dan Fakultas Informatika dan Komputer,” jelasnya

Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, diputuskan bahwa Peraturan ORMAWA masih relevan untuk dilaksanakan.

“Pihak HMS tidak menerima penjelasan pimpinan tersebut kemudian melakukan demonstrasi berulang-ulang dalam kampus yang kemudian puncaknya melakukan pelanggaran berat dengan berunjukrasa pada saat kegiatan Lokakarya Nasional berlangsung. Ini yang sangat mencoreng nama baik kampus,” Agus menandaskan.

Ia berharap dengan terbitnya surat keputusan pemberian sanksi terhadap 28 orang mahasiswa UKI Paulus melalui Surat Rektor bernomor 006/SK/UKIP.02/2020 tanggal 24 Januari 2020 terkait pelanggaran etika dan disiplin warga kampus, tak ada lagi kekisruhan yang terjadi.

“Kami masih beri kesempatan kepada 28 mahasiswa yang dimaksud agar segera mengurus surat pindah dalam batas waktu 14 hari terhitung sejak surat keputusan diterbitkan. Jika tidak diindahkan maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri dari UKI Paulus,” tegas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mekanisme Pembayaran Paylines Pada Mahjong Ways Diperkenalkan Agar Pemain Tahu Potensi Menang
Strategi Bertahan Dalam Mahjong Ways Saat Tren Kekalahan Diatur Melalui Panduan Terlengkap
Tabel Pembayaran Mahjong Ways Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Menentukan Besaran Taruhan
Sistem Acak RNG Pada Mahjong Ways Memiliki Fakta Penting Yang Wajib Dipahami Pemain
Transformasi Simbol Emas Menjadi Wild Dalam Mahjong Ways Dimaksimalkan Untuk Meraih Kemenangan
Teknologi Yang Semakin Adaptif Dan Terintegrasi Membantu Kasino Online Mengikuti Perkembangan Zaman
Pengembalian Kasino Online Dibandingkan Melalui Sinkronisasi Akurat Dengan Mekanisme Digital Dan Analisis Modern
Transformasi Kasino Online Diidentifikasi Riset Informatika Untuk Menjelaskan Pergeseran Ekosistem Digital
Dinamika Sistem Kasino Online Terungkap Melalui Deteksi Anomali Algoritmik Dengan Data Komprehensif
Era Baru Kasino Online Dimasuki Seiring Meningkatnya Konektivitas Dan Inovasi Teknologi
Pemodelan Terukur Menerangkan Dinamika Probabilistik Kasino Online dalam Menghasilkan Pola Virtual Mutakhir
Pengalaman Interaktif Kasino Online Berkembang Berkat Pemrosesan Data yang Cerdas
Perkembangan Teknologi Interaktif Mendorong Kasino Online Memasuki Generasi Platform yang Lebih Modern
Kasino Online dari Platform Digital Menuju Ekosistem Interaktif yang Semakin Menarik Perhatian Publik
Kecerdasan Adaptif Kasino Online Mendorong Transformasi Industri Permainan Digital Modern
Dokumentasi Kasino Menjadi Fondasi Penting dalam Menjaga Jejak Keamanan Kepatuhan dan Transparansi Sistem
Peta Kerapatan Probabilitas NextSpin Membantu Menghubungkan Indeks Gates of Olympus dengan Pendekatan Sains
Pengelolaan Dokumentasi Kasino Membantu Memperkuat Keamanan Sistem dan Memastikan Kepatuhan Infrastruktur Secara Lebih Terstruktur
Analisis RTP Membantu Memahami Mengapa Jam Main Tidak Selalu Menunjukkan Pola Hasil Permainan yang Sama
Desain Kalkulatif Probabilitas Sweet Bonanza Candyland Membuka Arah Baru dalam Pengolahan Data PGSoft Berbasis Komputasi
Fenomena Mahjong Ways
Free Spins Mahjong Ways
Paytable Mahjong Ways
Cara Mahjong Ways 2
Mahjong Ways
Mahjong Ways 2 Kasino Online
Perspektif Baru Mengubah Cara Memahami Perjalanan Kasino Digital Dihadirkan Ruang Interaktif
Strategi Kasino Online Tetap Menarik Di Tengah Persaingan Ketat Hiburan Online Dikupas Media Digital
Arah Baru Di Dunia Taruhan Dibawa Ketika Teknologi AI Mengubah Permainan Bakarat Kasino Online
Narasi Baru Dalam Evolusi Permainan Baccarat Di Indonesia Dibawa Oleh Fenomena Teknologi
Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Berubah Saat Baris Tambahan Pada Studi Kasus Mahjong Ways
Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Sering Disalahartikan Sebagai Penanda Hasil Putaran Berikutnya
Tampilan Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dibandingkan Dalam Menyajikan Informasi Fitur Pada Layar Seluler Modern
Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Hingga Menjadi Bagian Industri Game Digital Modern Direkapitulasi
Fungsi Scatter Mahjong Ways Dikenali Tanpa Mencampurkannya Dengan Peran Wild Dalam Susunan Kemenangan
Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital Diungkap Melalui Penyelaman
Perjalanan Mahjong Ways 2 Menghadapi Perubahan Tren Di Industri Hiburan Digital Diungkap Media Gaming
Catatan Perubahan Platform Interaktif Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain Menampilkan Baccarat
Wacana Kasino Online Jadi Sorotan Baru Masyarakat Akibat Pergeseran Media Modern
Bakarat Digital Jadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern Dibawa Oleh Perubahan Gaya Platform