iklan banner pemrov sulsel
Kesehatan

Tekan Angka Stunting, BKKBN Apresiasi Gotong Royong Pemerintah dan Masyarakat di Bantaeng

waktu baca 3 menit
Pembekalan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se Kabupaten Bantaeng, Senin (25/7/2022)

Bantaeng,suaralidik.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel menggelar Pembekalan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se Kabupaten Bantaeng untuk percepatan penurunan stunting.

Selain itu BKKBN melaunching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) pada kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas di Balai Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Senin (25/7).

Dalam kegiatan itu hadir ratusan peserta. Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti mengatakan Launching Dapur Sehat Atasi Stunting merupakan program yang bertujuan mengatasi stunting.

“Program ini wilayahnya berada di Kampung Keluarga Berkualitas atau Kampung KB, dengan harapan bahwa pemenuhan makanan bergizi dengan pangan lokal itu mampu dicukupi oleh kader-kader di dalam naungan Kampung KB tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut, dapur sehat kata Sri Dewi Yanti menjadi sebuah jawaban bahwa ada edukasi yang coba diterapkan. Pemenuhan makanan bergizi dimulai dari pangan lokal yang diolah dan nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat.

“Secara tidak langsung, ini memberikan peluang UMKM untuk kader-kader baik itu PKK ataupun PKB/PLKB untuk memenuhi gizi dengan pangan lokal. Pangan lokal ini dapat diolah namun tidak instan sehingga dapat menjadi pemenuhan gizi serta mencegah stunting itu sendiri,” kata dia.

Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN RI, M Rizal Matua Damanik mengapresiasi Ketua PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti yang telah memperoleh penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) atas kinerja dan dedikasinya dalam program Bangga Kencana.

“Kemudian seperti kita ketahui, Bantaeng meraih juara dua nasional dalam Dapur Sehat Atasi Stunting. Sejauh yang saya tahu, sifat gotong royong dari masyarakat Bantaeng itu kian bagus. Sifat gotong royong ini sangat penting dalam mensukseskan program Dashat ini,” kata dia.

“Jadi tidak hanya sekedar muncul program, harus juga ada dorongan dari hati nurani masyarakat tentang pentingnya menekan angka stunting. Stunting di Bantaeng ini cukup rendah 22,5 persen, di bawah nasional 24,4 persen dan provinsi Sulsel 27,4. Data ini adalah hasil dari perhitungan tahun 2021, nanti kita akhir tahun 2022 akan melakukan perhitungan kembali,” tambahnya.

Dapur sehat Bantaeng menurut M Rizal Matua Damanik telah meraih prestasi nomor dua tingkat nasional. Artinya, makanan yang disajikan berdasarkan potensi lokal dan variasi dari makanannya memenuhi syarat gizi seimbang.

“Mekanisme kerja, gotong royong dan pengelolaan Dapur Sehat di Bantaeng ini memang baik, inilah yang kita harapkan. Karena dapur sehat ini memang kita dedikasikan kepada masyarakat yang beresiko stunting dan menderita stunting,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani mengatakan data Stunting menurut data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting nasional 24,4 persen, Provinsi Sulsel 27,4 persen dan Bantaeng 22,5 persen.

“Capaian ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah yang kuat untuk melakukan pendampingan dan edukasi seperti saat ini,” kata dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam