Sinjai, suaralidik.com – Kasus dugaan pemukulan anak dibawah umur yang terjadi di area parkiran Pasar Manimpahoi Desa Saotengah Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai pada Minggu (19/7/2020) pagi oleh oknum petugas Dishub Sinjai masih bergulir.
Peristiwa ini sudah lalporkan dan sedang ditangani pihak kepolisan Polsek Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai dengan LP/09a/VII/2020/SPKT.
Baca Juga: Tak Punya Uang Parkir, Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pemukulan Oknum Petugas Dishub Sinjai
Tak sampai disitu, Senin (20/07/2020) siang, orang tua korban beranama Andi Basri (37) bersama wartawan mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (DISHUB) yang terletak di jalan Bulu Pattuku Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara.
Mereka ingin bertemu dengan Kepala Dinas Perhubungan A. Irwan Syahrani sekaligus melaporkan perbuatan salah satu anggotanya di lapangan.
Sayangnya, A. Irwan Syahrani seang tidak di tempat dan hanya diterima Sekertarisnya bernama Abdu Rahman.
Di hadapan Sekertaris Dishub, mereka menuntut agar IM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.
“Apa yang telah dilakukan oknum Dishub inisial MI terhadap anak saya yang masih dibawah umur harus dipertanggung jawabkan dan ditindak tegas sesuai aturan undang-undang yang berlaku dan tidak boleh dibiarkan begitu saja”, harap Basri.
Terpisah, Abdu Rahman yang ditemui di ruang kerjanya itu mengatakan, “Akan memanggil MI terkait persoalan tersebut,” ucapnya.
Menurut Abdul Rahman, pihaknya juga baru saja mengetahui peristiwa pemukulan terhadap anak dibawah umur di pasar Pasar Manimpahoi itu.
“Karena informasinya baru kami ketahui ini hari dan belum ada pengakuan MI. Namun jika kejadiannya itu benar demikian, maka kami sangat menyayangkan, sebab tidak bekerja sesuai SOP, soal sanksi tetap akan kita berikan dan tidak menutup kemungkinan pemecatan selaku tenaga harian (kontrak), karena Ia bukan seorang ASN di sini”, tungkapnya.
Hingga berita ini tayangkan, Kadishub Sinjai, A. Irwan Syahrani yang dihubungi via telepon terkait insiden pemukulan ini, belum memberikan jawaban. (A.Basri)









