SMPN 27 Makassar Lakukan Sosialisasi Pembelajaran Paradigma Baru dan RPP Diferensiasi, Menuju Kurikulum Prototipe
Makassar, SuaraLidik.com – Dalam rangka mengatasi terjadinya kehilangan pembelajaran (Learning Loss) akibat tidak optimalnya pembelajaran dimasa pandemi, Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Negeri 27 Makassar melakukan Sosialisasi Pembelajaran Paradigma Baru dan RPP Diferensiasi Menuju Kurikulum Prototipe, yang dilaksanakan di SMPN 27 Makassar, Jalan Dg. Tata BTN Hartaco Indah, Selasa (18/01/2022).
Dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Aminuddin Tarawe, M.Pd, Ph.D menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Paradigma Baru dan RPP Diferensiasi Menuju Kurikulum Prototipe, dan didampingi oleh Pengawas Disdik Makassar Syafri Hursasia, S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMPN 27 Makassar, H. Nurdin, S.Pd, SH, M.Pd serta para guru.
Menurut Kadisdik Kota Makassar, Aminuddin Tarawe mengatakan bahwa kurikulum prototipe akan menjadi salah satu opsi atau pilihan untuk membantu pemulihan pembelajaran.
Selain itu, Aminuddin Tarawe menambahkan, kurikulum prototipe ini juga diharapkan dapat membantu anak dalam mengembangkan potensi dan bakatnya.
Sementara itu, Pengawas Disdik Makassar, Syafri Hursasia memaparkan bahwa, kurikulum terus mengalami perubahan, yang terbaru adalah kurikulum prototipe yang sedang di sosialisasikan oleh pemerintah sebagai alternatif pilihan selain K13 kurikulum masa pandemi dan darurat.
“Jadi kurikulum prototipe ini sebagai alternatif pilihan yang di sosialisasikan oleh pemerintah, selain K13 kurikulum pandemi dan darurat,” ujarnya.
Syafri Hursasia juga mengulas perubahan kurikulum dan bagaimana guru bisa beradaptasi dengan perubahan. Sejatinya guru tidak perlu pusing dan cemas, sebab kurikulum adalah representasi dari guru itu sendiri dan PBM adalah ijab kabul antara guru dan peserta didik yang seyogyanya didasarkan pada kebutuhan.
“Saya berharap para guru tidak perlu pusing dan cemas atas perubahan kurikulum, sebab kurikulum merupakan representasi guru itu sendiri,” harapnya.








