Sekda Sinjai Pimpin HKN dan Harkopnas ke-79, Ajak ASN Perkuat Integritas dan Apresiasi Kinerja Dinas Peternakan
SINJAI, Suara Lidik.com- Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di halaman Kantor Bupati Sinjai, Senin (20/07/2026).
Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin setiap tanggal 17, tetapi menjadi momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperbarui komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, kesadaran sebagai ASN tidak hanya diwujudkan melalui disiplin kehadiran, tetapi juga melalui kejujuran dalam bekerja, integritas dalam mengambil keputusan, profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mengajak seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Sinjai menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum untuk terus melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 kepada seluruh insan koperasi di Kabupaten Sinjai. Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, ia berharap koperasi terus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Sinjai telah berhasil membentuk 80 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Ke depan, koperasi tersebut diharapkan berkembang menjadi lembaga ekonomi yang profesional, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sekda juga mengingatkan bahwa visi Pemerintah Kabupaten Sinjai, yakni “Terwujudnya Masyarakat Sinjai yang Mandiri, Berkeadilan, dan Religius melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing”, merupakan tanggung jawab seluruh ASN, bukan hanya Bupati dan Wakil Bupati.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai mengusung semangat “Sama-Samaki” sebagai filosofi kerja pemerintahan yang menekankan pentingnya kolaborasi, saling mendukung, dan bersama-sama menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Meski di tengah dinamika pembangunan dan keterbatasan fiskal daerah, Sekda menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan diukur dari kemampuannya memberikan solusi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam amanatnya, Sekda juga memberikan apresiasi kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai atas berbagai capaian yang berhasil diraih. Kabupaten Sinjai dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung sapi potong di Sulawesi Selatan yang terus berkembang melalui penerapan teknologi dan inovasi.
Sepanjang tahun 2024 hingga 2025 tercatat sebanyak 5.872 ekor pedet lahir melalui program Inseminasi Buatan (IB). Sementara pada tahun 2026, Sinjai berhasil mencatat sejarah dengan lahirnya pedet sapi simmental jantan pertama hasil teknologi sexing semen di Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah.
Kepercayaan pemerintah pusat terhadap kualitas ternak Sinjai juga terus meningkat. Selama tahun 2025 hingga 2026, Kabupaten Sinjai dipercaya menjadi salah satu daerah pemasok sapi kurban Presiden Republik Indonesia untuk sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Kontribusi sektor peternakan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari target pengiriman 3.500 ekor ternak keluar daerah pada tahun 2026, hingga akhir Juni telah terealisasi sebanyak 3.726 ekor atau mencapai 106,46 persen dari target.
Selain itu, keberhasilan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) juga mendapat perhatian. Berkat vaksinasi, pengobatan, edukasi, serta pendampingan kepada peternak, Kabupaten Sinjai kini berhasil mencapai zero kasus PMK.
Mengakhiri amanatnya, Sekda mengajak seluruh ASN terus membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi atas setiap tantangan.
“Mari kita buktikan bahwa kekuatan Pemerintah Kabupaten Sinjai bukan hanya terletak pada program-programnya, tetapi pada ASN yang bekerja dengan integritas, melayani dengan hati, dan bergerak bersama dalam semangat Sama-Samaki,” tutupnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan