iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

RUU Cipta Kerja Tak Ada Jaminan Upah Minimum Pekerja Tak Turun

waktu baca 2 menit

Loading

Suaralidik.com,_ Di dalam RUU Cipta Kerja tidak terdapat jaminan bahwa upah minimum pekerja tidak akan menurun. Justru sebaliknya, skema yang digunakan besaran upah ditentukan dari UMP.

Jika menggunakan skema tersebut artinya akan banyak para pekerja yang dirugikan. Misalnya, UMP Provinsi Jawa Barat tahun 2020 sebesar Rp. 1.810.000.

Sedangkan UMK di Kota Bekasi pada tahun 2020 sekitar Rp. 4.500.000. Jika acuan besaran upah itu berdasar pada UMP, maka akan terjadi penurunan drastis terhadap upah minimun para pekerja yang berada di Kota Bekasi.

Demikian dikemukakan Galuh Prasetio Pratama kepada Redaksi di Jakarta belum lama ini seraya menambahkan, di dalam RUU Cipta Kerja ijin usaha akan dipermudah, tapi justru hal tersebut akan berdampak buruk kepada ekosistem kehidupan saat ini. Misal, pada sektor perikanan sebelumnya terdapat beberapa ijin usaha.

Diantaranya, Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Ijin Kapal Pengangkutan Ikan (SIKPI), dan beberapa ijin lingkungan. Namun yang diatur didalam RUU Cipta Kerja, kali hanya cukup dengan ijin berusaha.

“Saya kira kalau DPR mengatakan dilanjutkannya pembahasan RUU Cipta Kerja ini untuk melanjutkan aspirasi para pekerja terasa aneh.

Para pekerja yang mana? Aspirasi yang mana? Karena seluruh serikat pekerja saat ini menolak RUU Cipta Kerja. Dan kemarin semua mendesak untuk dihentikannya pembahasan ini.

Walaupun pada akhirnya desakan tersebut dipenuhi dengan dihentikannya pembahasan klater ketenagakerjaan. Hanya saja klaster ketenagakerjaan hanyalah salah satu dari 11 klaster secara keseluruhan.

Dan klaster lainnya tentang investor dan ijin usaha yang dimana keberpihakannya sangat jelas kepada para pengusaha karena memang sedari awal tujuannya adalah mendatangkan investor,” ujar Ketua DPP GMNI Bidang Organisasi ini.

Menurut Galuh, dari 11 klaster tersebut memang terdapat klaster kemudahan dan perlindungan UMKM. Hanya saja ini juga akan bertentangan dengan dibukanya pintu investasi secara besar besaran.

“Artinya para pelaku ekonomi menengah akan mendapatkan banyak pesaing baru dari kalangan pengusaha besar.

Dan ini jelas persaingan yang tidak akan sebanding,” tegasnya seraya menegaskan, bahwa sejauh ini belum ada rencana melakukan gugatan judicial review ke MK.

“Kami fokus untuk terus menyuarakan aspirasi kami dan tentunya kami sangat berharap pemerintah dapat memenuhi aspirasi kami,” tutup Galuh Prasetio Pratama (Red/Wijaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization