Serumpun namun tak bersua
Sehati namun tak bersama
Seatap namun tak menyapa
Aku dan kamu, bagaikan lentera
Bersinar terang di malam gulita
Namun tetap saja sinarnya tak bisa kuraba
Rinduku berkarung-karung
Padamu yang surgaku di telapak kakimu
Fluktuasi rasaku menggebu-gebu
Ingin rasanya kupacu pedal sepedaku
Bertolak ke negeri seberang
Kampung halamanku tersayang
Sekarung rinduku kian berlipat
Namun butir kebanggaan belum purna kudapat
Ohh Ibu, semakin nampak elok rupamu yang memikat