Bulukumba Suaralidik.com – Proyek rabat beton sepanjang 296 meter yang terletak di Dusun Lassanru Desa Tugondeng Kecamatan Herlang hingga kini (Baca 22 Juni 2020) pengerjaannya belum rampung.
Proyek yang menelan anggaran senilai Rp 168.931.500 dengan volume panjang 296 meter, lebar 3,5 meter dengan ketebalan 0,15 meter itu belum rampung lantarang diduga terkendala pada kasus pemalsuan tanda tangan Bendahara Desa.
Hal ini terungkap setelah invesigator Aktivis Lidik Pro di Herlang Andi Riyal melakukan peninjauan lokasi proyek dan menggali informasi langsung dari beberapa narasumber.
Aktivis Lidik Pro Herlang Andi Riyal mengatakan kalau volume pekerjaan sesuai RAB panjangnya 269 meter sementara yang selesai dikerjakan hanya 225 meter.
“Kami dari lokasi, belum cukup 296 meter dan saat ini Kami sudah meyusun draf laporan juga terkait temua proyek yang terbengkalai dan merugikan negara ini,” kata Andi Riyal.
Dalam temuan ini selaku lembaga kontrol, pihaknya akan melakukan persuratan ke ringkat pengurus pusat DPN Lidik Pro untuk ditindaklanjuti.
Di tempat yang berbeda, PLT Kepala Desa tahun 2019 lalu, Jumali S.sos membenarkan temuan proyek rabat beton yang masih terbengkali itu.
Bahkan disebutkan kalau ada temua pemalsuan tanda tangan dalam pencairan Dana Silva saat itu. kalau Minggu lalu 07/06/2020.
” Pada tahun 2019 lalu ,kebetulan saya PLT di Desa itu, apa yang ditemukan Lidik Pro itu memang benar. karna ada beberapa temuan yang kami dapati saat menjabat PLT Desa Tugondeng pada saat itu.termasuk jalan beton di dusun Lassanru yang tidak selesai sampai hari ini, dan bahkan ada temuan pemalsuan tanda tangan dalam saat proses pencairan Dana Silva pada saat itu,” kata Jumali pada Mingg (07/6/2020) lalu.
Jumali S.sos menambhakan kalau dirinya juga sudah melimpahkan masalah ini melalui laporan ke pihak Insfektorat dan diteruskan Tipidkor Polres Bulukumba.
“Saya sudah limpahkan ini ke Inspektorat dan Tipikor Bulukumba, Timsus Infektorat sudah melakukan peninjauan di lapangan namun hingga saat ini belum ada hasil tindak lanutnya juga,” tambah Jumali. (*Adam Af)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan