iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Politik Uang Jadi Ancaman Pada Pilkada Serentak 2020 Di Indonesia

waktu baca 3 menit
Stop Money Politik - Pilkada Serentak 2020

Loading

Sebanyak 270 daerah akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020 pada tanggal 23 September 2020. Jika dirinci, terdapat 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota yang akan menyelenggarakan hajatan terbesar demokrasi di Indonesia pada tahun 2020 ini.

Berbagai potensi kerawanan disinyalir akan muncul dan mewarnai pesta politik akbar rakyat Indonesia tersebut, dimana salah satunya yang paling menonjol adalah permasalahan politik uang.

Sejatinya, politik uang bukanlah permasalahan baru dalam dunia kepemiluan Indonesia.

Pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2015, Bawaslu RI menemukan sebanyak 92 kasus praktik politik uang terjadi pada masa kampanye, dengan sebaran kasus di 21 kabupaten yang terletak di 10 provinsi;

sebanyak 311 kasus politik uang pada masa tenang, dengan sebaran kasus di 25 kabupaten/kota yang terletak di 16 provinsi; dan sebanyak 90 kasus politik uang pada hari H pemilihan berlangsung, dengan sebaran kasus di 22 kabupaten yang terletak di 12 provinsi.

Temuan Bawaslu Pada Pilkada Serentak 2017

Stop Politik uang pada pilkda serentak 2020

Sementara itu pada Pilkada Serentak 2017, Bawaslu RI menemukan sebanyak 600 kasus dugaan politik uang di 101 daerah yang melaksanakan Pilkada. Adapun pada Pilkada Serentak 2018, Bawaslu RI mencatat setidaknya 35 kasus politik uang di 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

Temuan Bawaslu RI sejak 2015 hingga 2018 tersebut seakan memperlihatkan semakin berkurangnya permasalahan politik uang dalam Pilkada Serentak. 

Padahal kenyataannya, politik uang adalah salah satu permasalahan yang paling sulit terungkap karena kesulitan dalam pembuktiannya, dan adanya intimidasi kepada saksi/korban yang berupaya mengungkap.

Dengan demikian, dapat diyakini bahwa angka-angka diatas hanyalah puncak gunung es (tip of the iceberg) karena banyaknya kasus yang tidak terdeteksi pihak pengawas Pilkada maupun Apkam sebagai organ pengamanan Pilkada.

Maraknya Kasus Politik Uang

Maraknya kasus politik uang yang terjadi di Indonesia bahkan sempat membuat Mendagri Tito Karnavian melontarkan wacana mengevaluasi Pilkada Langsung.

Menteri Tito bahkan berpendapat bahwa sistem Pilkada Langsung membuat Paslon mengeluarkan ongkos politik yang amat besar sehingga tidak mengherankan jika banyak kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.

Terkait wacana tersebut, Menteri Tito mengeluarkan tiga opsi, yaitu tetap Pilkada Langsung dengan meminimalisir efek negatifnya, Pilkada dikembalikan ke DPRD, atau Pilkada Asimetris yaitu sistem yang memungkinkan adanya perbedaan pelaksanaan mekanisme Pilkada antar daerah.

Tentunya wacana yang dilontarkan Menteri Tito tersebut bukanlah solusi untuk mengatasi permasalahan politik uang.

Hal ini dikarenakan Pilkada Tidak Langsung hanya akan memindahkan perputaran uang dari para bohir politik (pemilik modal) yang tadinya langsung kepada rakyat, berganti menjadi kepada para anggota Parlemen.

Kita juga tidak bisa menjamin bahwa ongkos politik yang akan dikeluarkan para Paslon tersebut menjadi lebih kecil jika Pilkada Tidak Langsung dilaksanakan.

Lalu bagaimana mengatasi permasalahan politik uang yang terjadi? Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan.

  1. Reformasi sistem Parpol

    Mereformasi sistem Parpol yang saat ini bernuansa oligarkis menjadi bernuansa demokratis dengan menerapkan asas keterbukaan dalam penyelenggaraan Parpol.

  2. Membatasi dana kampanye Paslon

    Membatasi dana kampanye Paslon diiringi dengan audit dana kampanye yang dilakukan akuntan publik terpercaya.

  3. Pemberdayaan Politik Masyarakat

    Melakukan pemberdayaan politik masyarakat dengan melibatkan tokoh agama anti politik uang untuk melakukan sosialisasi mengenai bahaya politik uang dalam dimensi agama.

  4. Pemberian Sanksi Pidana atau Perdata

    pemberian sanksi pidana maupun perdata hingga menimbulkan efek jera kepada para pelaku politik uang, bahkan jika memungkinkan pelaku politik uang tidak diperkenankan mencalonkan diri kembali dalam Pilkada selanjutnya.

  5. Memberikan Insetif

    Memberikan insentif serta perlindungan kepada masyarakat yang mau dan mampu mengungkap kasus politik uang yang terjadi di lingkungannya.

Praktik politik uang amat berbahaya bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia karena mereduksi nilai demokrasi substansial menjadi demokrasi prosedural.

Jika terus dibiarkan, demokrasi Indonesia berpotensi mengalami setback atau kemunduran ke masa otoritarianisme, yang tanda-tandanya sudah semakin terlihat saat ini.

Kita tentunya tidak menginginkan kembali ke masa tersebut, sehingga menghilangkan praktik politik uang menjadi wajib hukumnya bagi setiap warga negara Indonesia.

Fikri Syariati, Penulis adalah Pemerhati Masalah Sosial Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam