iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Pj Sekprov Buka Kick Off Meeting Pengembangan Sistem Komunitas Cerdas Iklim DAS Saddang

waktu baca 3 menit
Penjabat Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, Membuka Kick Off Pengembangan Sistem Komunitas Cerdas Iklim, di Hotel Swiss Bell, Senin 30 Oktober 2023.

Loading

Makassar, SuaraLidik.com – Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad membuka secara resmi Kick Off Pengembangan Sistem Komunitas Cerdas Iklim Untuk Meningkatkan Ketahanan Iklim Masyarakat Daerah Aliran Sungai Saddang, yang dilaksanakan di Hotel Swissbell, Senin (30/10/2023).

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel, Arsjad menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua yang hadir, terkhusus kepada pihak Kemitraan bersama Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM).

Ia mengungkapkan, perubahan iklim dampaknya sangat lamban dan kronis, tapi bersifat pasti dan permanen. Dimana mempengaruhi berbagai sektor strategis, seperti pangan, energi, serta berdampak kepada pembangunan nasional. Fenomena perubahan iklim bukan hanya sekedar permasalahan isu lingkungan hidup melainkan isu pembangunan.

“Daerah Aliran Sungai (DAS) memegang peranan penting untuk memenuhi berbagai keperluan, diantaranya memenuhi kebutuhan air bersih untuk rumah tangga, maupun keperluan lain seperti pertanian, perikanan, peternakan, kebutuhan pangan serta kebutuhan hidup lainnya. Seiring dengan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Daerah Aliran Sungai seperti pemukiman, industri, pariwisata, perubahan penggunaan lahan yang menyebabkan perubahan fungsi hidrologis DAS,” ujar Arsjad.

Ia menjelaskan, salah satu DAS di Provinsi Sulsel adalah DAS Saddang. Sungai Saddang merupakan sungai utama di daerah aliran sungai Saddang yang luasnya 6.639 km, yang meliputi delapan kabupaten dan satu kota di sua provinsi. Yaitu Provinsi Sulsel terdiri dari Kota Parepare, Kabupaten Pangkep, Barru, Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, dan Kabupaten Pinrang. Serta Provinsi Sulawesi Barat, dengan dua kabupaten yaitu Kabupaten Polewali Mandar dan Mamasa.

Arsjad menjelaskan, beberapa permasalahan lingkungan akibat perubahan fungsi hidrologi DAS dapat menyebabkan bencana alam. Diantaranya adalah banjir dan kekeringan, erosi dan transportasi sedimen yang tinggi dan terjadinya penumpukan sedimen di wilayah hilir, kerusakan ekosistem pesisir pantai, kerusakan hutan, penurunan keanekaragaman hayati, dan peningkatan lahan kritis.

Dikatakan, ketidaksesuaian penggunaan lahan sangat berpengaruh terhadap tingkat erosi dan sedimentasi. Indeks penutupan lahan yang buruk sangat berpotensi terjadi erosi. Erosi dalam skala besar akan berpotensi menimbulkan bahaya tanah longsor. Sedangkan sedimentasi dalam skala besar akan mengakibatkan terjadinya pendangkalan sungai dan waduk, naiknya permukaan air sungai/waduk sehingga berpotensi menimbulkan banjir.

Oleh karena itu, saat musim hujan, periode musim hujan menjadi lebih pendek, jumlah hari hujan berkurang tetapi dengan intensitas yang lebih tinggi. Akibatnya, banjir bandang pun akan lebih sering terjadi. Sebaliknya ketika musim kemarau, periodenya menjadi lebih panjang dan mengakibatkan kelangkaan air. Hal ini menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Petani mengalami minus air.

“Hari ini, kita bersama-sama untuk mengidentifikasi langkah-langkah konkrit yang dapat kita ambil untuk melindungi masyarakat kita, lingkungan alam, dan sumber daya kita dari dampak buruk perubahan iklim. Peran pemerintah menjadi penting dalam hal menangani isu perubahan iklim,” ungkapnya.

Dalam acara kick-off ini, diharapkan kegiatan ini akan membantu dalam menyebarkan informasi, membangun kesadaran, dan mengkoordinasikan tindakan yang diperlukan. Kolaborasi pentahelix menjadi kunci dalam menghadapi ancaman bahaya perubahan iklim, dimana setiap stakeholder harus berkontribusi dalam upaya penanganan perubahan iklim.

“Untuk itu, kita berharap agar semoga kegiatan-kegiatan seperti ini, dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Sulewesi Selatan. Kami percaya bahwa dengan kerja sama, kita akan dapat menciptakan solusi yang cerdas dan efektif untuk meningkatkan ketahanan iklim di daerah aliran sungai,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Kabid Perekonomian dan SDA Bappelitbangda Provinsi Sulsel Inyo, Kepala Bappelitbangda Kabupaten/Kota se-Sulsel, hadir via zoom meeting Direktur Eksekutif Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan Laode Syarif.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam