iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Perlukah Dibentuk Badan Pengawas Dana “Otsus Papua?”

waktu baca 3 menit

Loading

Suaralidik.com,_Pelaksanaan Otsus di Papua yang akan berjalan selama 20 tahun semenjak UU Otsus Papua disahkan pada tahun 2001 terus dinilai kurang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua, bahkan banyak kabupaten di Papua yang sampai saat ini masih bersandar kepada dana Otsus untuk kelanjutan operasional mereka, namun banyak masyarakat atau grassroots di Papua termasuk Papua Barat yang kecewa dengan tidak optimalnya outcome yang diperoleh dari penggelontoran dana Otsus yang sudah berjalan hampir 20 tahun.

Kelanjutan dana Otsus sendiri akan berakhir tahun 2021, jika revisi UU Otsus Papua gagal diselesaikan pemerintah dan DPR RI, maka payung hukumnya tidak ada, dan kekacauan akan menimpa Papua dan Papua Barat.

Sejauh ini, kementerian/lembaga terkait yang membahasnya masih terkesan “slow responding” mengantisipasi dan memberikan masukan konstruktifnya ke leading sector RUU ini.

Banyak kalangan di Papua dan Papua Barat yang masih pro dan kontra terkait perlu tidaknya dibentuk badan pengawas dana Otsus Papua.

Mereka yang menolak menilai hal itu bukan domain pemerintah, itu harus dibuat oleh MRP karena MRP adalah anak kandung atau anak sulungnya Otsus.

Bahkan yang ekstrim berpendapat jika pemerintah mau membuat badan pengawas untuk apa, kalau fungsi pengawasan untuk mengawasi dana Otsus, sudah ada BPK, KPK, Kepolisian dan kejaksaan. Kalau mau menambah badan lagi, maka hilangkan dulu kewenangan-kewenangan yang ada di lembaga-lembaga yang sebelumnya.

Sementara itu, yang beropini mendukung keberadaan badan khusus untuk mengawasi dana Otsus menilai pembentukan badan tersebut sangat penting dan berharap badan pengawasan kalau terbentuk harus bekerja total.

Seharusnya di tahun 2021 walaupun tidak ada badan pengawasan tetapi pemerintah pusat sudah harus mengawasi itu, karena selama ini terus terjadi “moral hazard” terkait dana Otsus Papua.

Diakui atau tidak, pelaksanaan Otsus Papua sejak tahun 2001 harus diakui kurang maksimal disebabkan karena banyak faktor, mulai dari tata kelola Otsus yang tidak transparan dan tidak jelas, sampai kepada banyaknya “moral hazard” dalam bentuk penggunaan dana Otsus yang tidak sesuai dengan peruntukkannya.

Oleh karena itu, dalam rangka merevisi UU Otsus Papua, maka Presiden Jokowi memerintahkan agar ke depan penggunaan dana Otsus harus lebih transparan, efektif dan efisien.

Terkait masalah ini, Presiden Jokowi sebaiknya memerintahkan Kemenko Polhukam, Kemendagri, Kantor Staf Presiden dan Kemenkominfo untuk terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya pembentukan badan khusus pengawas Otsus Papua, agar wacana ini tidak mendapatkan resistensi, termasuk Presiden juga perlu memerintahkan jajarannya bersama DPR RI untuk segera menyelesaikan revisi UU Otsus Papua yang menjadi usulan pemerintah, namun sampai saat ini draftnya belum masuk ke Baleg DPR RI. Semoga.

Oleh : Johannes OD, Penulis adalah kolumnis di beberapa media massa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization