Sinjai, suaralidik.com– Akses jalan penghubung di 3 kecamatan Sinjai tengah, sinjai borong dan sinjai selatan yang saat ini dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT. Putra Kantisang, berupa pekerjaan peningkatan jalan ruas Saotanre-Bontokatute di sorot warga, Selasa (12/5/20).
Warga Desa Saotanre dusun saukang merasa kesal dengan pekerjaan yang dianggap asal kerja, dan terutama bagi pengguna jalan yang melintas baik roda dua dan empat yang selalu mengeluh dengan jalan yang berlumpur tersebut.
“Seharusnya jalan ini dibersihkan dulu lumpurnya sama alat exkapator Pak, jangan asal di tinggal begitu saja kan kami yang jadi korban bagi penguna jalan, dan seharunya juga Dekker yang dibangun bukannya gorong-gorong kecil yang dipasang ungkap (YS) kepada media.
Ditambahkan, salah satu pengendara roda empat (HZ) yang mobilnya ikut terjebak lumpur juga mengeluhkan jalan tersebut yang seperti sawah dan berlumpur dalam “Jadi tolong pihak terkait agar segera membersihkan jalan ini, sebab membahayakan bagi pengendara roda dua dan empat, apa lagi jalannya yang licin ini dan bertebing.” harapnya.
Sekertaris Lsm Lidik Pro kabupaten sinjai (A.Basri) mengemukakan di hadapan media, bahwa “Banyak laporan warga yang masuk ke saya terkait proses pekerjaan jalan ini yang dianggap asal-asalan, terutama bagi warga yang rumahnya terancam akan longsor akibat perluasan jalan ini, sebab mereka telah ikhlas merelakan tanahnya di ketting oleh exkapator asalkan segera di talud, kalo tidak akan membahayakan rumah warga,” tuturnya.
Pantauan media di lokasi melihat dan mendengarkan Beberapa masukan dan keluhan dari warga setempat, salah satu dari mereka yaitu (UD) dan (BD) mengatakan “Kalo volume taludnya dianggap tidak sampai ke titik rumah kami kenapa mesti di perluas atau diketting, kalo toh tidak di taludki siapa yang akan bertanggung jawab kalo rumah kami longsor nantinya,” keluhnya di hadapan media. (Imran)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan