iklan banner pemrov sulsel
Hukum dan Kriminal

‎Peringatan Harlah ke-66 PMII di Sinjai, Pemerintah Apresiasi Diskusi “NGOPI” Angkat Isu Darurat Asusila

waktu baca 2 menit

SINJAI, Suara Lidik.com- ‎Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sinjai, Akbar Juhamran, mewakili Bupati Sinjai menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang dirangkaikan dengan kegiatan “NGOPI” (Ngobrol Problematika Sinjai), pada Sabtu malam (17/04/2026).

‎Kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) PMII Kabupaten Sinjai di Cafe Titik Kota tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para ketua dan pengurus PMII masa khidmat 2025–2026, sesepuh, alumni, kader PMII se-Kabupaten Sinjai, organisasi kepemudaan, serta mahasiswa dan generasi muda.

‎Dalam sambutannya, Akbar Juhamran yang mewakili Bupati Sinjai menyampaikan bahwa peringatan Harlah PMII ke-66 bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum penting untuk mendorong aksi nyata, khususnya dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang tengah dihadapi masyarakat.

‎”Momentum ini adalah panggilan sejarah bagi kader PMII untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, daerah, dan umat. Pemerintah Kabupaten Sinjai mengapresiasi semangat dan konsistensi PMII dalam mengawal nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.

‎Akbar juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PC PMII Sinjai yang menggelar diskusi “Ngobrol Problematika Sinjai” dengan mengangkat tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia, Menyelamatkan Generasi Sinjai dari Darurat Asusila”.

Menurut Akbar, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana generasi muda menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari maraknya konten negatif di media sosial, pergaulan bebas, hingga kasus asusila yang kian mengkhawatirkan.

‎”Ini adalah alarm bagi kita semua. Jika generasi muda tidak kita selamatkan, maka masa depan daerah dan bangsa akan terancam. Tidak ada pembangunan yang berkelanjutan tanpa generasi penerus yang sehat secara fisik, mental, dan moral,” tegasnya.
‎Akbar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sinjai menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan PMII dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada keselamatan generasi, mulai dari pengawasan lingkungan, pendidikan karakter, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan asusila.

‎”Setelah diskusi ini, saya berharap tidak berhenti pada wacana, tetapi melahirkan aksi nyata di lapangan. Menyelamatkan satu generasi berarti menyelamatkan masa depan bangsa. Pemerintah terbuka lebar untuk berkolaborasi dengan PMII dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

‎Di akhir sambutannya, Akbar Juhamran mengucapkan selamat memperingati Harlah ke-66 PMII dan berharap organisasi tersebut terus bergerak, berkarya, serta menjaga moralitas bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88

Exit mobile version