iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Peran Orang Tua Sebagai Guru Pertama dan Utama Bagi Anak di Masa Pandemi Covid – 19

waktu baca 3 menit
Suriani,S.Pd (Kepsek TK Lempangan Kelurahan Ballasaraja Kecamatan Bulukumpa)||

Loading

BULUKUMBA, SUARALIDIK.com –  Lingkungan pertama yang sangat berperan bagi anak adalah lingkungan keluarga,orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak.

Anak pertama kali mendengar suara adalah suara sang ayah,pertama kali mendapatkan sentuhan pelukan dan makanan adalah  dari ibu,bagaimana anak berinteraksi , mendengar, melihat meraba semua didapatkan dalam lingkungan keluarga,
orang tua ,khususnya seorang ibu memiliki banyak waktu bersama sang anak ,sehingga mampu menjadi guru yang baik ,mampu mengarahkan,membimbing dan mengembangkan fitrah dan potensi anak secara maksimal pada tahun tahun pertama kelahiran anak dimana anak belum tersentuh dengan lingkungan luar.

Masa emas anak dimana anak ibarat kertas kosong yang bagaimana nanti isinya tergantung dari lingkungan keluarga ,bagaimana orang tua membentuk karakter anak dengan pembiasaan – pembiasaan yang dilakukan sehari hari dirumah merupakan teladan bagi anak, disadari atau tidak oleh orang tua ,gerak gerik dan tingkah laku mereka setiap hari dihadapan anak dilihat  dan didengar oleh anak adalah proses belajar bagi anak.

Ketika hal –  hal yang sering diterima oleh anak adalah hal baik(  positif) yang menunjukkan keluarga harmonis,penuh kasih sayang, secara otomatis unsur kebaikan itu akan tertransfer  ke dalam diri anak ,sebaliknya jika hal – hal buruk ( negative) yang diterima oleh anak,seperti bentakan ,kekerasan dalam rumah tangga,pertengkaran ,orang tua yang sibuk bekerja tanpa punya waktu buat anaknya,ucapan ucapan yang kurang baik, yakin dan percaya anak akan memiliki karakter yang tidak kita inginkan,dan disitulah  kegagalan orang tua sebagai guru pertama buat anak.

Proses belajar pertama buat anak adalah lingkungan keluarga sebelum meluas ke lingkungan sekolah dan masyarakat , oleh karena itu mari kita sebagai orang tua menggunakan dengan baik masa masa keemasan itu untuk membentuk karakter anak dengan memberikan teladan – teladan yang baik , jika kita sebagai orang tua menginginkan anak yang sholeh-sholehah maka terlebih dahulu kita sebagai orang tua harus menjadi orang yang sholeh sholehah,jika kita menginginkan anak yang sopan, berlaku sopanlah di depan anak anak.

Dengan kondisi Negara kita saat ini yang dilanda Pandemi Covid-19,menuntut orang tua untuk lebih berperan dalam mensukseskan pembelajaran,sudah masuk tahun kedua kita melaksanakan pembelajaran secara daring,yang otomatis peranan orang tua disini sangat penting untuk mendampingi anak dalam proses pembelajaran.

Dimasa Pandemi Covid -19 ini ,tugas orang tua sebagai guru pertama sekaligus berperan menjadi  guru utama,dimana harus membagi waktu yang lebih untuk mendampingi anak dalam melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh ,yang semua proses pembelajaran dilaksanakan secara daring oleh sekolah ,
proses pembelajaran  dimasa pandemi  ini,menuntut orang tua memiliki keterampilan,pengetahuan dan sikap yang bijaksana,orang tua juga harus memiliki mental dan kesabaran yang lebih  dalam mendidik anak dimasa pandemi  ini,melakukan kerja sama,dan komunikasi  yang baik antara orang tua dan guru dapat mewujudkan  keberhasilan pembelajaran.

Peranan orang tua sebagai guru pertama dan utama bagi anak dimasa Pandemi Covid -19  meliputi :
a. Orang tua berperan sebagai guru dirumah,dimana orang tua harus mengatur waktu antara pekerjaan rumah,kantor dan untuk membimbing dan mendampingi anak dalam melaksanakan pembelajaran secara online
b. Orang tua sebagai fasilitator,Dimana orang tua menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan anak selama proses pembelajaran jarak jauh atau daring
c. Orang tua sebagai motivator ,dimana orang tua mengarahkan dan memberikan motivasi serta semangat mengikuti pembelajaran daring.
d. Orang tua sebagai controlling ,dimana orang tua memantau kegiatan pembelajaran anak berjalan efektif dan efisien, mengingat dewasa ini banyaknya aplikasi bermuatan konten yang tidak layak dikomsumsi anak .

Penulis :
Suriani, S. Pd, Kepala Sekolah TK Lempangan Kelurahan Balla Saraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital