iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Pejabat Asal “Nyeplak”

waktu baca 3 menit
Foto : Ilustrasi (sb.annasindonesia)

Loading

by M Rizal Fadillah

Suaralidik.com, – “Pusing pala barbie” he he bila mengikuti para pejabat yang menyampaikan pendapat asal “nyeplak”. Bapak Wapres bilang untuk mencegah penyebaran virus corona warga negara perlu memiliki sertifikat bebas corona. Dibantah oleh salah seorang Sekretaris Dirjen Kemenkes Achmad Yurianto yang menyatakan sertifikat bebas corona tak berguna untuk mencegah penyebaran.

Menpan RB Tjahyo Kumolo menyebut saat menjadi anggota DPR bergaji 267 juta per bulan. Engga ngapa ngapain. Lalu “mengeluh” gajinya sebagai Menteri hanya 20 juta per bulan. Pernyataan ini dibantah oleh rekan separtai PDIP nya Tb Hasanuddin “menyesatkan” tak benar gaji DPR 267 juta rupiah, hanya 60 juta. Ia pun membantah bahwa anggota DPR tidak ada kerja.
Benarkah penghasilan Menteri hanya 20 juta ?

Sebelumnya Menkes Terawan menyebut orang yang sehat tak perlu pakai masker, masker itu diperuntukkan bagi orang yang sakit atau terjangkit. Nyatanya dokter dan paramedis membiasakan selalu menggunakan masker saat bekerja. Ada foto medsos Menteri Terawan pun sedang menggunakan masker. Hadeuh.

Berita ramai Menteri Kominfo Johnny G Plate mengomentari foto tak senonoh Tara Basro sebagai bagian dari seni “saya udah lihat fotonya”. Nah pak Menteri tidak tahu UU ITE Pasal 27 ayat (1) melarang dan mengancamnya. “Setiap orang dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnyaInformasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan”. Pasal 45 ayat (1) mengancam penjara 6 tahun denda 1 milyar. Porno di medsos seni ? Plate..Plate..he hee

Pernyataan para pejabat seperti ini mestinya ditegur Presiden, diarahkan, dan bila perlu diberi ancaman karena dinilai telah meruntuhkan wibawa pemerintahan keseluruhan. Beberapa Menteri lain sudah lebih dulu asal “nyeplak” seperti Menag “celana cingkrang”, Mendagri “ekonomi terjun bebas”, juga Menkeu yang “sakit perut”.

Presiden mesti memberi contoh membuat pernyataan bermutu yang pro rakyat agar bisa diikuti pejabat di bawahnya. Atau perlu dibuat panduan atau pedoman “membuat pernyataan” atau seperti saran anggota DPR kepada Kepala BPIP untuk membuat draft tertulis sebelum menyatakan sesuatu.

Asal “nyeplak” bisa menjadi budaya buruk dari para pejabat setara dengan sikap “kaget” atau “heran” atas kondisi tertentu dalam pemerintahan. Heran serat kayu bisa dibuat kain, adalah contohnya. Atau kaget gaji guru itu 300 ribu per bulan.

Rakyat pasti menyadari bahwa dirinya tidak pintar pintar amat, cuma tentu pejabat apalagi setingkat menteri ya pantasnya tidak bodoh bodoh amat lah.

Kita butuh pembinaan karakter agar memiliki budaya luhur, cerdas mengartikulasikan kemauan rakyat, serta berprinsip “berfikir sebelum berkata kata” agar tidak muncul “kata kata yang tidak pake fikiran”.

Kasihan rakyat, pak…pusing pala barbie..

*) Pemerhati Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization