Nelayan Ela-Ela Resah Maraknya Pengambilan Terumbu Karang
BULUKUMBA,SUARALIDIK.com — Maraknya pengambilan terumbu karang hidup di perairan Bulukumba membuat sejumlah nelayan di Kelurahan Ela-Ela dan Kalumeme resah.
Akibat adanya keresahan dan gundah gulana, para nelayan tangkap tersebut melakukan rapat koordinasi dan rembug sesama nelayan, Kamis (8/6/17) sekitar pukul 20.00 WITA malam bertempat di rumah salah seorang nelayan, Baba.
Kepada SuaraLidik.com, Baba menyampaikan bahwasanya para penyelam telah merusak ekosistem terumbu karang yang ada di perairan Bulukumba.
” Para penyelam ini bukan hanya merusak Terumbu karang namun mengambil untuk kemudian di jual ” ucap Baba.
Para nelayan tangkap tersebut rencananya pada Jumat (9/6/17) akan melakukan Hearing ke DPRD Bulukumba untuk menyampaikan aspirasi mereka.
” Jika terumbu karang terus menerus dirusak maka tempat ikan-ikan untuk bertelur dan itu akan mematikan mata pencaharian para nelayan ” tegas Baba.
Hearing para nelayan Kelurahan Ela-Ela dan Kalumeme tersebut akan di dampingi oleh Sekjend DPN LSM Lidik Pro Nusantara, Muh.Darwis.
” Selain hearing ke DPRD Bulukumba,kami juga akan mendampingi para nelayan ini melakukan pelaporan ke Polres Bulukumba, karena kami melihat hal ini termasuk Illegall Fishing ” ujar Darwis.
Perlu diketahui, pencurian Terumbu Karang tersebut melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta UU Nomor 31 Tentang Perikanan. (WIS/RED2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan