Mucikari Pemasok Anak Dibawah Umur Dapat Fee Rp 6,3 Juta dari Russ Medlin
Kriminal – Mucikari berinisial A (27) yang memasok anak di bawah umur kepada buronan FBI Russ Albert Medlin juga sudah ditangkap polisi Polda Metro Jaya pada Jumat (19/6/2020) siang. Ia mengaku dapat fee sebesar Rp 6,3 juta dari Russ.
A ditangkap di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten pada Jumat (19/6) siang. A ditangkap tanpa perlawanan.
“Iya betul, sudah ditangkap di Banten,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan pada Jumat (18/6/2020).
Kombes Yusri menyebutkan, Mucikari inisial A itu menyediakan prostitusi remaja kepada Russ Medlin dan mendapatkan sejumlah uang atas transaksi terlarang itu.
“A ini mendapat bayaran sekitar Rp 6,3 juta,” kata Yusri.
Baca Juga : Buronan FBI Amerika Ternyata Predator Anak Perempuan Dibawah Umur
Sebelumnya diberitakan, Buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Russ Albert Medlin ternyata seoang predator anak juga, Ia membayar anak-anak di bawah umur untuk melayani nafsunya. Satu orang anak dibayar Rp 2 juta.
“Untuk satu anak itu diberi upah sekitar Rp2 juta,” ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Rabu 17 Juni 2020.
Harga tersebut belum termasuk komisi untuk muncikari yang membawa anak-anak tersebut, yakni perempuan berinisial A yang merupakan Warga Negara Indonesia. Yusri menambahkan, sejauh ini tidak ada dugaan Russ bagian dari sindikat pencabulan anak internasional. Tapi, dia memang seorang residivis yang pernah melakukan hal serupa tahun 2006 dan 2008 dan divonis di Nevada, Amerika Serikat.
“Tapi untuk si inisial A sendiri ini sekali membawa tiga anak itu sekitar Rp6,3 juta yang terakhir berdasarkan pengakuan daripada tersangka,” ucap dia.
Menurut penjelasan Asisten Rumah Tangga (ART), Nurbaiti yang bekerja pada Russ Albert Medlin, hampir setiap hari datang seorang anak perempuan ke rumah kontrakan majikannya itu.
Baca juga : Seorang Ibu di Pinrang Tegah Bunuh Anak Tirinya Pakai Pulpen
“Setiap hari. Paling kecil umurnya 15 tahun, paling gede 22 tahun, para perempuan tidak dijemput, mereka datang sendiri dengan taksi online” kata Nurbaiti kepada media, Rabu (17/6/2020)
Ketua RT 02/RW 03 Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Widyo Utomo mengungkapkan, Russ Albert Medlin bahkan pernah mengajak salah satu pembantu rumah kontrakannya untuk berhubungan intim layaknya suami istri namun menolak. (*)






