Bulukumba, suaralidik.com – Kantor Public Safety Center (PSC) Bulukumba yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mendadak sepi, Kamis (13/8/2020).
Seluruh petugas dan karyawannya mogok kerja, karena gajinya tak kunjung dibayarkan oleh pemerintah.
Dari informasi yang beredar, gaji para petugas sudah tak dibayarkan selama kurang lebih empat bulan lamanya.
Informasi yang dihimpun gaji honor tenaga medis PSC Bulukumba hanya Rp.10.000 per shift.
Lidik Pro DPD Bulukumba Demo Dinas Kesehatan Bulukumba
Kabar gaji honor tenaga medis PSC Bulukumba yang molor selama bulan menarik perhatian aktivis Lidik Pro DPD Kabupaten Bulukumba.
Selasa (19/8/2020) sekitar pukul 13.00 wita, puluhan aktivis Lidik Pro mendatangi kantor Dinas kesehatan Bulukumba yang terletak di samping Lapangan Pemuda Bulukumba.
Dari orasi Ketua Binpro Harianto Syam dan Ketua DPD Lidik Pro Bulukumba Ilham, terdengar jelas kalau Dinas Kesehatan tidak mampu mengurus tenaga-tenaga honorer dan bahkan dinilai tidak manusiawi ditengah pandemi covid-19 ini.
“Mereka bukan robot, mereka butuh makan, tenaga medis adalah garda terdepan dalam perjuangan kita melawan covid-19 yang mewabah ini, Gaji hanya 10 ribu per shift untuk tenaga medis itu tidak layak. Di tambah lagi molor semalam 4 bulan, mereka mau makan apa, dimana gaji mereka, dimana anggaran covid-19 sebesar 26 M itu”, heran Harianto Syam dalam orasinya di depan kantor Dinas Kesehatan.
Gaji 4 Bulan Tenaga Honor PSC Bulukumba Akan Dibayarkana Dalam Minggu ini
Gaji selama 4 bulan hak tenaga medis PSC Bulukumba akan dibayarkan dalam minggu ini (Baca, Minggu ke-3 Agustus 2020).
Hal ini dilontarkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bulukumba Andi Soraya Widyasari SIP., M,Si di depan aktivis Lidik Pro dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Bulukumba pada Selasa (19/8/2020).
Andi Soraya dari fraksi PKB menjelaskan kalau dirinya sudah membangun komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba dr Wahyuni.
“Insya Allah sesuai dengan informasi dari Kadis Kesehatan, insentif tenaga medis PSC selama 4 bulan akan dibayarkan dalam minggu ini”, jelas Andi Soraya.
Ia juga berterima kasih kepada Lidik Pro sudah meyuarakan aspirasi masyarakat.
Pantuan media, hingga unjuk rasa berakhir, Kadis Kesehatan Bulukumba tidak nampak menerima aspirasi pengunjuk rasa. (*DRWS)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan