banner pemprove sulsel
Berita

Merusak Lingkungan, Ukhi Sukirman Minta Kapolda Sulsel Tindak Tambang Ilegal di Wajo

waktu baca 2 menit

Wajo, SuaraLidik.com – Putera asal Bugis KabupatenbWajo yang juga Fungsionaris PB HMI, Ukhy Sukirman, mendorong Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian mengusut tuntas aktivitas perusakan lingkungan (tambang ilegal) pengerukan gunung khususnya di Wilayah Kabupaten Wajo. Ia meminta mengusut semua pihak yang terbukti terlibat ditindak tegas.

“Perusahaan yang merusak lingkungan seperti pengerukan gunung dan yang menjalankan tambang ilegal harus ditindak dan diusut tegas. Mau itu perorangan atau perusahaan, tangkap untuk menyelamatkan
lingkungan kita dari kerusakan yang mengakibatkan banjir setiap tahunnya,” kata Ukhy Sukirman melalui keterangan tertulis, Minggu (05/05/2024).

Selain itu, Ukhy menilai kondisi pengerukan gunung yang ilegal dan lahan tersebut sangat darurat. Menurutnya, aksi perusakan lingkungan atau pembiaran tidak bisa ditoleransi.

“Ini kondisinya sudah darurat, tidak bisa ditawar lagi. Karena ini jelas-jelas kejahatan bukan bencana alam. Praktik-praktik eksplorasi pengerukan gunung yang sering terjadi di wilayah Kecamatan Tempe dan tambang-tambang ilegal yang beroperasi seputar di Kecamatan Pitumpanua yang dampaknya menyebabkan kerusakan lingkungan. Jadi kami harap Kapolda Sulsel bisa turun terlibat berantas,” harapnya.

Tak hanya itu, Ukhy Sukirman meminta Kapolda Sulsel melakukan pengawasan ketat di wilayah yang memiliki rekam jejak sebagai daerah rawan terjadi banjir dampak dari kerusakan lingkungan tersebut.

“Kita perlu bersatu menyuarakan penolakan terhadap perusakan lingkungan, gunung kita perlu jaga, hutan harus tetap lestari dan tambang wajib di tolak demi menyelamatkan daerah kita dari bencana,” pintanya.

Alumni Magister Unhas itu mengaku sangat menaruh perhatian semua pihak turut mengawal. Ulah oknum tersebut berdampak sangat buruk terhadap segala aspek.

“Dari segi lingkungan kualitas udara, sampai kesehatan masyarakat sekitar dan ujungnya berdampak banjir. Jadi jika sengaja dibiarkan, berarti sama saja mencelakai seluruh masyarakat di daerah itu,” ungkapnya.

Pasalnya, kerusakan lingkungan yang terjadi khususnya berdampak banjir efek dari pengerukan gunung secara brutal yang berada di wilayah Kabupaten Wajo dan tambang yang beroperasi secara ilegal.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version