Mengapa Kurma Selalu Hadir Saat Buka Puasa? Ini Rahasia Tradisi dan Manfaatnya
Setelah sekitar 13–14 jam berpuasa, tubuh membutuhkan sumber energi yang dapat diserap dengan cepat.
Kurma dikenal mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa, yang mudah diolah oleh tubuh. Kandungan ini membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa membuat sistem pencernaan bekerja terlalu berat.
Inilah sebabnya banyak ahli gizi menyarankan makanan manis alami seperti kurma sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.
Baik untuk Sistem Pencernaan
Selama berpuasa, sistem pencernaan beristirahat cukup lama. Ketika waktu berbuka tiba, tubuh perlu menyesuaikan kembali proses metabolisme secara perlahan.
Kurma mengandung serat alami yang cukup tinggi, sehingga membantu sistem pencernaan bekerja kembali dengan lebih stabil.
Serat tersebut juga membantu mencegah gangguan pencernaan yang sering muncul saat berbuka, seperti kembung atau sembelit.
Kaya Vitamin dan Mineral
Kurma juga dikenal sebagai buah yang kaya nutrisi.
Buah dari pohon palem Phoenix dactylifera ini mengandung berbagai vitamin penting seperti vitamin A, B, dan C.
Selain itu, kurma juga memiliki sejumlah mineral yang dibutuhkan tubuh, antara lain:
- Kalium
- Magnesium
- Zat besi
- Kalsium
Kombinasi nutrisi tersebut membantu menjaga keseimbangan elektrolit, mengurangi rasa lelah, serta mendukung stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa.






