iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Meneguhkan Keindonesiaan dengan Napas Islam Bung Karno

waktu baca 5 menit
Bung Karno ; Menerjemahkan Al Qur'an

Loading

Judul : “Bung Karno “Menerjemahkan” Al-Quran”

Penulis : Muchamad Nur Arifin

Penerbit : Mizan

Terbit : Juni, 2017

Halaman : 292 hlm (xx + 272 hlm)

Harga : Rp 79.500

Bung Karno
Bung Karno ; Menerjemahkan Al Qur’an

SUARALIDIK.com – Salah satu tantangan serius yang sedang kita hadapi saat ini adalah soal ideologi kebangsaan dan keislaman Indonesia. Terjadi upaya pembenturan kebangsaan dan keislaman. Keduanya dikesankan sebagai dua hal yang berbeda.

Dikotomi ini bukan hanya tidak tepat, tapi bertentangan dengan filosofi lahirnya bangsa ini. Negara Indonesia lahir dari sintesa antara kebangsaan dan keislaman. Indonesia lahir dari perjuangan para nasionalis dan tokoh Islam. Keduanya bahu membahu membawa Indonesia lepas dari jerat penjajahan.

Melihat problem yang belakangan santer kita hadapi terkait ideologi kebangsaan dan keislaman kita, tampaknya dibutuhkan sebuah agenda bersama untuk menguatkan kembali memori, kesadaran sekaligus komitmen bangsa ini tentang hal itu. Kita harus lebih serius untuk menjalankan agenda ini.

Dengan memanfaatkan momentum Juni sebagai “Bulannya Bung Karno”, di mana Sang Proklamator lahir di tanggal 6 Juni dan wafat 21 Juni. Di 1 Juni juga menjadi Hari Lahir Pancasila, yang ditandai dengan pidato bersejarah Bung Karno di depan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang isinya menjadi cikal-bakal Pancasila. Dan juga bulan Juni tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, di mana merupakan bulan suci Islam yang pada tanggal 17 Ramadhan menjadi hari diturunkannya Al-Quran (Nuzulul Qur’an). Dalam kalender hijriyah, di bulan Ramadhan ini pula Kemerdekaan RI tercapai, yakni tepatnya 9 Ramadhan 1364 H. Muchamad Nur Arifin melalui Mizan menerbitkan buku sebagai salah satu bentuk kontribusi terhadap persoalan di atas dengan judul Bung Karno “Menerjemahkan” Al Quran

Seperti disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siraj, “buku ini lahir pada waktu yang tepat untuk menjelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa asas-asas bangsa ini, terutama Pancasila selaras dan koheren dengan pesan-pesan Al-Quran dan nilai-nilai Islam.”

Dalam bukunya ini, Mochamad Nur Arifin mengupas tuntas pemikiran Bung Karno tentang keindonesiaan. Namun berbeda dengan buku tentang Bung Karno yang lainnya, buku ini menggunakan perspektif tafsir Al Quran. Secara khusus buku ini memotret pemikiran Bung Karno tentang kebangsaan dan keislaman dalam bingkai ayat-ayat Al Quran. Ini kekhasan yang jarang kita temukan dalam buku-buku tentang pemikiran Bung Karno yang lainnya.

Buku ini menyuguhkan tiga bagian dari diri Bung Karno: karakter religiusnya, pemikiran keislamannya, dan aksi “jalan” Islamnya.

Potret religusitas Bung Karno merupakan sisi yang tidak sering diperhatikan dalam bingkai sejarah Indonesia. Bung Karno lebih dikesankan sangat nasionalis ketimbang sangat Islamis. Padahal, dari berbagai “adegan” sejarah hidupnya, jelas terlihat betapa Islamisnya Bung Karno. Ada banyak peristiwa maupun tindakan Bung Karno yang menunjukkan bahwa ia sosok yang sangat menekankan aspek religiusitas. Dalam diri Bung Karno, antara nasionalisme dan religiusitas menyatu tanpa ada sekat. Ia sosok yang melampui (beyond) dikotomi keduanya. Bung Karno figur yang nasionalis sekaligus religius. Di bab awal buku ini, pembaca dapat melihat dengan jelas potret religiusitas Bung Karno.

Pemikiran Bung Karno tentang keislaman juga mendapat perhatian Nur Arifin. Penulis menyuguhkan “tafsir” Bung Karno atas Al Quran. Disuguhkan secara detail pandangan-pandangan Bung Karno tentang keislaman dan keindonesia hasil “pembacaannya” terhadap ayat-ayat Al Quran. Diantaranya “tafsir” bung Karo atas surat Al Hujurat. Bung Karno sangat menekankan soal ijtihad. Menurutnya, ijtihad adalah apinya Islam. Bara Islam bisa terus terjaga selama spirit energi ijtihad tetap dijaga. Matinya ijtihad berarti matinya progresifitas dan dinamisitas Islam. Bagi Bung Karno, Islam bisa mengejar kemajuan saintifik dan teknologi jika tafsir atas ayat-ayat Al Quran dihidupkan dengan spirit ijtihad. Al Quran mencakup semua disiplin ilmu. Sangat disayangkan jika “harta karun” keilmuan di dalamnya tk bisa ditemukan oleh para penafsirnya. Bagi Bung Karno, peta jalan untuk sampai kesana dengan menggunakan spirit ijtihad.

Nur Arifin juga tak ketinggalan mengupas “jalan Islam” Bung Karno. Ia mendedahkan histori religiusitas Bung Karno. Pembaca diajak menapaktilasi penjelajahan Bung Karno dalam mencari, menemukan, dan memformulasikan Islam yang sesuai dengan keindonesiaan. Dipaparkan secara gamblang kekaguman Bung Karno akan sosok Nabi Muhammad SAW yang dinilainya sebagai simbol revolusi. Kekaguman Bung Karno pada Nabi SAW mencapai puncak hingga melihat “revolusi Indonesia sebagai revolusi Muhammad SAW”. Selain itu juga diurai perjalanan ruhani Bung Karno yang sangat menyentuh.

Buku ini dengan tegas menampilkan sosok Bung Karno yang nasionalis sekaligus religius. Pada diri dan pemikiran Bung Karno terkonvergensi keindonesiaan sekaligus keislaman. Bagi Bung Karno, bertuhan itu sekaligus berindonesia, dan berindonesia itu sekaligus berislam. Jadi, tak ada pengkotak-kotakan atas semua itu. Semuanya bersinergi membentuk sebuah filosofi, visi, dan nilai-nilai bersama. Semua nilai itu tercakup dalam Pancasila. Oleh karena itu, menurut Prof. Mahfud M.D, buku ini penting untuk menjelaskan kepada publik tentang keislaman gagasan-gagasan Bung Karno. “Sebab masih banyak yang salah paham seakan-akan Bung Karno adalah tokoh yang sangat sekular yang tak peduli pada agama. Padahal, pandangan dan langkah-langkahnya sangat agamis,” tuturnya.

Sekali lagi, buku Nur Arifin ini hadir pada saat yang tepat. Buku ini menyuntikkan kembali kesadaran tentang betapa berharganya nilai-nilai kebangsaan dan keislaman kita. Bahwa semua itu sudah tuntas dirumuskan oleh para founding fathers kita. Tak ada lagi dikotomi antara Indonesia dan Islam. Keduanya lebur, sinergis, sekaligus beyond, seperti yang bisa kita lihat pada figur Bung Karno. (RED2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam