iklan banner pemrov sulsel
Nasional

Memaknai Pancasila di Tengah Pandemi Corona (Sila Pertama)

waktu baca 3 menit
Mempertaruhkan eksistensi keberadaan bangsa dengan mempedomani Pancasila sebagai Dasar Negara.

SUARALIDIK.COM – Hari ini 1 Juni 2020 tepat 75 tahun yang lalu Ir.Soekarno menyampaikan Pidatonya di depan BPUPKI tentang lahirnya Pancasila. Adapun tanggal 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila. Tanggal 1 Juni 1945 telah ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai hari lahirnya Pancasila dan jadikan hari libur nasional.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa

Kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT harus selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan. Apakah itu nikmat kesehatan, nikmat umur dan nikmat harta yang dinikmati selama ini. Allah mengingatkan kepada manusia di dalam surah Ar-Rahman dan itu diucapkan berulang-ulang

فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Maka dengan nikmat Allah yang banyak untuk kalian -wahai jin dan manusia- yang mana yang kalian dustakan? Surah Ar-Rahman 13

Tafsir Al-Mukhtashar

Maka nikmat manakah dari nikmat-nikmat Tuhan kalian berdua (wahai jin dan manusia) baik nikmat dunia atau nikmat akhirat, yang kalian dustakan? Dan betapa bagus jawaban jin saat Nabi membacakan surat ini kepada mereka, setiap kali beliau membaca ayat ini, mereka berkata, “Tidak, tidak ada satu pun dari nikmat-nikmatMu, wahai Tuhan kami, yang kami dustakan. Segala puji bagiMu.” Demikian sepatutnya seorang hamba, bila nikmat-nikmat dan karunia-karunia Allah dibacakan kepadanya, hendaknya dia mengakuinya, mensyukurinya, dan memujiNya karenanya.

Sebagai tanda syukur kita kepada Sang Pencipta dengan memperbaiki hubungan vertikal kita kepada Allah merupakan tanda penghambaan kita kepada-Nya. Banyak mengingat-Nya serta memohon ampun kepada-Nya agar musibah yang menimpa kita dalam hal covid 19 ( corona virus disease 2019 ) disamping berdoa kepada Malikul Mulki ( Pemilik Segala Kerajaan ) dibarengi dengan ikhtiar atau usaha . Mungkin dalam hidup kita sehari-hari terkadang kita lupa atau mengingkari nikmat yang telah diberikan. Dengan adanya musibah seperti ini kita diingatkan oleh Allah bahwa manusia tidak mampu berbuat apa-apa kalau Ia berkehendak.

Di dalam.Al-Qur’an ada ayat-ayat syifa ( penyembuh ) yang dapat digunakan sebagai obat terutama saudara kita yang terifeksi virus corona. Itu dapat dibaca di dalam kisah, Imam Abu Qasim Qushairi ra. berkata: “seorang di antara anakku jatuh sakit sehingga dia hampir meninggal. Di waktu itu aku bermimpi bertemu Rasulullah s.a.w. Baginda bersabda: “Mengapa kamu tidak ambil manfaat dari ayat-ayat syifa’? Mengapa kamu tidak mengamalkan ayat-ayat itu dan memohon (kepada Allah s.w.t.) untuk disembuhkan?”

Setelah terjaga Imam Abu Qosim Qushairi ra menemukan enam ayat Syifa’ di dalam al-Qur’an. Berikut enam ayat syifa’ tersebut:

وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

Wa yanshurkum `alayhim wa yasyfi shuduura qawmim-mu’miniin

Dan (Allah ) akan melegakan hati orang-orang yang beriman
[At-Taubah 9: 14]

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Yaa ayyuhaan-naasu qad jaa atkum maw`izhatum mir-rabbikum wa syifaa-ul-limaa fish-shuduuri wa hudaw wa rahmatul-lil mu’miniin

Hai Manusia, sesunguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Yunus 10: 57]

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ

Yakhruju mim-buthuunihaa syaraabum-mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaa-ul-linnaas

Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.
[An-Nahl 16: 69]

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Wa nunazzilu minal qur-aani maa huwa syifaa-uw warahmatul-lil mu’miniin

Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Bani Israil (Al-Israa) 17: 82]

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Wa idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini

Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
[Do’a Nabi Ibrahim dalam Surat Asy-Syu’raa’ 26:80]

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

Qul huwa lilladziina aamanuu hudaw wasyifaa’uw-walladziina laa yu’minuun

Dan katakanlah (wahai Muhammad ) bahwa (Qur’an) itu adalah petunjuk dan menyembuhkan bagi orang-orang yang beriman.
[Fushshilat 41:44]

Parepare, 1 Juni 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam