iklan banner pemrov sulsel
Pemerintah-Kabupaten-Bantaeng
Banner PDAM Makassar

Mahasiswa Undipa Diserang, 1 Korban Kena Busur! Polsek Tamalanrea Belum Tangkap Pelaku?

waktu baca 3 menit

||_ Kampus di Makassar, kembali ternodai dengan adanya insiden penyerangan oknum dalam kelompok diduga berasal dari organisasi daerah Kabupaten Luwu Raya yang disingkat organda IPMIL Undipa yang diduga kuat oknum yang ada di kelompok penyerangan Mahasiswa Universitas Dipa Makassar atau dulu dikenal dengan STMIK Dipanegara Makassar.( 31/10/2024).

Insiden terjadinya aksi penyerangan oleh oknum kelompok yang diduga dari IPMIL Raya, berawal dari kegiatan BEM Universitas yang digelar di Kampus pada hari minggu 27/10 yakni kegiatan Sidang Umum bagian dari kegiatan rutin dilakukan oleh aktivis di tingkat Universitas tersebut.

Sidang Umum BEM Universitas Dipa Makassar ini, digelar sejak minggu sore hingga senin dinihari, yang dihadiri semua pengurus BEM Universitas dengan agenda mendengar konstitusi keluarga besar Mahasiswa Dipa Makassar.

Aksi penyerangan itu mulai terjadi diakhir kegiatan sidang umum, senin dinihari tiba-tiba sekelompok Mahasiswa datang menyerang, yang awalnya berteriak mencari seseorang untuk dipukul. Namun dari keterangan salah satu Mahasiswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan awal kejadiannya.

“Awalnya, ada seorang Mahasiswa Undipa yang melintas ditengah-tengah kelompok yang diduga menamakan diri berasal dari Organda IPMIL Undipa, memakai sepeda motor jenis trail. Kami menduga insiden itulah yang memicu ketersinggungan oknum kelompok yang sedang nongkrong di area parkiran kampus,” tutur salah satu saksi mata dari Mahasiswa Undipa Makassar.

Hingga dini hari menjelang pagi itu, datanglah sekelompok orang yang diduga dari organda IPMIL Undipa yang diperkirakan berjumlah 40 orang lebih, kemudian datang menyerang membabi buta ke area sekretariat Mahasiswa, ada yang melempar batu, ada yang menggunakan senjata lokal jenis papporo, dan ada juga yang menggunakan kayu, menggunakan anak busur panah, bahkan ada yang menggunakan senjata api rakitan yang Mahasiswa kenal dengan sebutan Beceng, dan itu dibuktikan dengan ditemukannya selosor peluru yang masih aktif.

Mendengar insiden tersebut, awak media saat menkonfirmasi terkait kejadian itu ke pelopor Mahadipa alumnus pertama, Rahdat Nari membenarkan kejadian itu dan mengatakan bahwa informasi dan keterangan tersebut diperolehnya melalui via grup whatsapp dan via telepon ke salah satu saksi yang ada saat peristiwa penyerangan berlangsung yang juga adalah Mahasiswa Undipa masih aktif di kampus.

Rahdat Nari juga menambahkan, pasca insiden ini terkesan ada upaya pembiaran dari pihak internal kampus, Rahdat juga menilai pihak rektorat tidak mensupport dan mendesak pengusutan tuntas kejadian ini yakni dengan mendesak untuk segera menangkap oknum pelaku pembusuran tersebut.

Pihaknya juga menyayangkan pihak kampus Universitas Dipa Makassar (Undipa) mengeluarkan surat edaran bernomor 160/UNDIPA/04/X/2024 dengan perihal larangan 8 UKM yang terhimpun di Undipa untuk menginap di Kampus dalam hal ini termasuk Sekretariat Kampus. Jadi, kami pikir ini juga terkesan pihak rektorat ada unsur keberpihakan terhadap aksi premanisme kampus yang diduga berasal dari unsur organda tertentu.

Alumnus Mahadipa itu juga miris dengan keluarnya surat edaran ini, kegiatan adek-adek Mahasiswa juga jadi tertunda dan terbengkalai akibat pelarangan aktivitas didalam kampus, jelasnya.

Dari kejadian penyerangan itu, diketahui menimbulkan korban berinisial (IN) dimana pada peristiwa penyerangan terkena anak busur panah pada kaki dibagian paha kiri tertancap anak panah yang menyebabkan korban IN yang notabene adalah anggota Mahasiswa Mahadipa yang aktif dan harus dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjut.

Sejumlah alumnus dari angkatan pelopor hingga angkatan ke-29, Mahadipa Undipa Makassar juga menilai insiden ini sudah sering terjadi sejak 10 tahun terakhir berupa aksi penyerangan sekelompok premanisme yang diduga bercokol di sebuah organda Mahasiswa.

Tak hanya itu, pihaknya juga menilai dari unsur APH (aparat penegak hukum) dalam hal ini pihak Kepolisian Sektor Tamalanrea dinilai lambat dalam menangani kasus seperti ini bahkan keterangan saksi sudah diperoleh namun hingga saat ini pelaku pembusuran itu belum tertangkap.

Lanjutnya, padahal dari keterangan salah seorang saksi, kamera cctv telah dikantongi pihak Polsek Tamalanrea, bahkan sudah mengantongi 10 orang nama dari keterangan saksi yang sudah diambil dan diduga ada salah seorang pelaku tersebut didalamnya.(KML)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam