Lulus Seleksi Pendidikan Program Profesi Insinyur Unhas, Ukhy Sukirman Komitmen Menguatkan Kompetensi pada Bidang Sains Perikanan
MAKASSAR, SUARALIDIK.COM- Langkah akademik Ukhy Sukirman, S.Pi., M.Si, Tenaga Ahli Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia memasuki babak baru setelah dinyatakan lulus dengan nomor surat 26590/UN4.16.21.KM.00.00/2026 perihal Surat Keterangan Lulus seleksi yang dibuat secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Capaian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan kompetensi profesionalnya di bidang perikanan dan kelautan, 13/9/2026
Kelulusan seleksi ini tidak sekadar menandai keberhasilan dalam melewati tahapan akademik, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk mempertemukan basis keilmuan dengan kompetensi keinsinyuran yang memiliki orientasi pada penyelesaian persoalan nyata di sektor perikanan.
Bidang sains perikanan memiliki ruang strategis dalam pembangunan Indonesia, terutama di tengah kebutuhan terhadap pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, serta tata kelola yang semakin profesional. Karena itu, pendidikan profesi insinyur menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang mampu menerjemahkan pengetahuan akademik menjadi solusi aplikatif.
Bagi Ukhy Sukirman, proses memasuki pendidikan profesi tersebut menjadi kesempatan untuk memperdalam perspektif keilmuan sekaligus memperkuat kompetensi profesional. Pengalaman akademik sebelumnya menjadi fondasi untuk mengembangkan pendekatan yang lebih integratif antara sains, teknologi, pengelolaan sumber daya, dan kebutuhan pembangunan daerah, Ungkap Ukhy Sukirman
Universitas Hasanuddin sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia Timur memiliki ekosistem akademik yang kuat dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan. Lingkungan akademik tersebut menjadi ruang strategis bagi penguatan kapasitas profesional, khususnya dalam menjawab tantangan sektor perikanan yang semakin kompleks.
Di tengah perubahan iklim, tekanan terhadap ekosistem pesisir, dinamika ekonomi masyarakat nelayan, serta tuntutan terhadap produktivitas dan keberlanjutan sumber daya, sektor perikanan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu bekerja berdasarkan prinsip profesionalisme dan rekayasa keilmuan.
Dalam perspektif tersebut, kelulusan Ukhy Sukirman pada seleksi masuk PPI bidang Sains Perikanan Unhas dapat dipandang sebagai investasi akademik sekaligus profesional. Kompetensi yang diperoleh nantinya diharapkan mampu memperkuat kontribusi dalam pengembangan sektor perikanan yang lebih inovatif, produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Capaian akademik ini juga memperlihatkan bahwa pengembangan sumber daya manusia tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Pendidikan profesi menjadi ruang untuk membangun kapasitas, etika profesi, kemampuan analitis, serta tanggung jawab dalam menerapkan ilmu pengetahuan bagi kepentingan publik.
Dengan diterimanya Ukhy Sukirman melalui seleksi Program Profesi Insinyur bidang Sains Perikanan Unhas, perjalanan akademiknya kini bergerak menuju tahap yang lebih profesional. Tantangannya bukan hanya menyelesaikan proses pendidikan, tetapi bagaimana pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh dapat dikonversikan menjadi gagasan, inovasi, dan kontribusi konkret bagi kemajuan sektor perikanan dan pembangunan daerah.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan pentingnya membangun tradisi akademik yang tidak berhenti pada ruang kelas, melainkan terus bergerak menuju pengabdian, inovasi, dan kemaslahatan masyarakat. Ilmu pengetahuan pada akhirnya memperoleh makna tertingginya ketika mampu menghadirkan solusi dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan