iklan banner pemrov sulsel
Pemerintahan

Lawan COVID-19, DPRD Sidak, Meminta Copot Kacab Pelindo Parepare

waktu baca 3 menit
Kunjungan legislatif Parepare Rudy Najamuddin,SH., Ir.Kaharuddin K, Ir.Yasser L, Yusuf Lapanna. (Menyaksikan Box sterilisasi Covid-19 tidak difungsikan) di Pelabuhan Nusantara, meminta Kacab. Pelindo Parepare di copot.

PAREPARE, SUARALIDIK.COM – Kunjungan Legeslatif Dewan Perwakilan Rakyat Kota beberapa, Ir.Kaharuddin Kadir, Yasser Latif, M. Yusuf Lapannadan dan Rudy Najuddin ke Pelabuhan Nusantara yang merupakan sala satu pintu masuk dan keluarnya masyarakat di SULSEL pada Umumnya dan Parepare pada khususnya yang jadi rawan penyebaran Virus Covid-19. Senin (30/03/2020).

Pelabuhan Nusantara Parepare yang di medsos banyak menuai protes tentang iuran pembayaran masuk pelabuhan dan keluar. Dan kali ini anggota DPRD kota Parepare sendiri telah menyaksikan ketidak patutan Kepala Pelindo Parepare atas kondisi negara yang cekam atas serangan penyebaran Virus Covid-19.

Ir. Kaharuddin Kadir, berharap Kepala Pelindo kota Parepare untuk segera dicopot. Menurutnya, Kepala Pelindo Cabang Parepare melanggar dan melakukan pembiaran atas kondisi saat ini. “Saya akan meminta kepada Kepala Pelindo IV, untuk mencopot Kepala Cabang Pelindo Parepare, sudah terbukti tidak tanggapnya dengan kondisi nasional saat ini.” tegas Legeslatif Golkar ini. Menurutnya, Kepala Cabang Pelindo Parepare, tidak memperhatikan dan melaksanakan SOP saat ini, tidak melaksanakan sterilisasi Penumpang dan barang yang memasuki pelabuhan nusantara Parepare yang utama penumpang dari berlayar.

Senada dengan rekannya, Rudy Najamuddin, SH. Menyayangkan sikap Kepala Cabang Pelindo Kota Parepare, yang terkesan cuek dan tidak peduli kondisi negara saat ini. “saya berharap Pelindo IV, segera mencopot kepala cabang Pelindo Parepare, tidak mematuhi intruksi presiden dan juga anjuran Kepala Pelindo IV Sulsel.” kata anggota DPRD Parepare ini.

Sementara suaralidik.com mengutip dari Home Media, Covid-19, Operasional Pelindo IV Tetap Berjalan Normal, 23 Maret 2020 | Rilis Berita sebagai berikut :

INAPORT4 – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menegaskan bahwa seluruh operasional bongkar muat barang di Terminal Petikemas Makassar (TPM) tetap berjalan seperti biasanya, meski virus corona tengah menjadi wabah di beberapa negara termasuk Indonesia.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan walaupun saat ini virus corona sedang mewabah, tetapi kegiatan operasional utamanya bongkar muat barang di pelabuhan tetap berjalan normal.

Tentunya kami bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan, Kantor Imigrasi dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda kapal serta seluruh penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK), sebelum melakukan sandar kapal di pelabuhan,” katanya.

Direktur Operasi dan Komersial PT Pelindo IV, Riman S. Duyo juga menambahkan bahwa pihaknya selalu siap melayani setiap kunjungan kapal yang masuk maupun keluar dari pelabuhan.

“Hanya saja kami tetap menerapkan beberapa perlakuan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku selama masa tanggap darurat Covid-19 diberlakukan oleh Pemerintah,” ujarnya.

Misalnya kata Riman, dengan melakukan pemeriksaan terutama untuk kapal-kapal asing, bekerja sama dengan instansi terkait (KKP), di jarak 2 mil dari pelabuhan atau dermaga tempat sandar kapal. “Jika telah dinyatakan clear and clean, barulah kapal bisa sandar,” ucapnya.
Antisipasi Corona, Dirut Pelindo IV menambahkan, sejauh ini pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di seluruh pelabuhan kelolaan. Di antaranya dengan melakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan thermal scanner, tak hanya kepada seluruh staf dan karyawan tetapi juga kepada semua penumpang kapal.

“Kami juga menyediakan hand sanitizer di beberapa area publik seperti terminal penumpang dan sudah menerapkan social distancing di terminal penumpang untuk menjaga jarak. Sejak Minggu (15 Maret 2020), kami juga sudah melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan di beberapa fasilitas umum seperti tangga, garbarata, tempat duduk di terminal penumpang maupun area publik lainnya,” terangnya.(INAPORT4).

Apa yang jadi temuan DPRD Kota Parepare, sangat jauh dari harapan PELINDO IV SULSEL. (AD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777