iklan banner pemrov sulsel
Pendidikan

Kurangi Beban Orang Tua Siswa Bantaeng, Ilham Azikin Salurkan Bahan Perlengkapan Sekolah Gratis

waktu baca 2 menit
Ilham Syah Azikin menyerahkan secara simbolis kain perlengkapan sekolah gratis kapada kelompok penjahit Kecamatan Pa'jukukang, di Aula Kantor Kecamatan Pa'jukukang, Selasa (26/7).

Bantaeng, suaralidik.com – Mengurangi beban orang tua siswa di Bantaeng, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin kembali menyalurkan bahan perlengkapan sekolah gratis.

Pada Selasa (26/7/2022) siang, Ilham Azikin menyerahkan secara simbolis kain perlengkapan sekolah gratis kapada kelompok penjahit Kecamatan Pa’jukukang, di Aula Kantor Kecamatan Pa’jukukang,

Program itu untuk peserta didik TK/PAUD, SD/MI dan SMP/MTs.

Kepala Dinas Pendidikan Bantaeng, Muhammad Haris melaporkan, untuk tingkat SMP/Mts terdiri dari 422 siswa mereka memberdayakan empat kelompok penjahit yang berada di Kecamatan Pa’jukukang sendiri.

Tingkat SD/MI terdiri dari 514 siswa memberdayakan 13 kelompok penjahit dan tingkat TK/PAUD terdiri dari 387 siswa yang ditangani oleh 4 kelompok penjahit.

“Tahun ini kami melakukan mekanisme yang cukup berbeda. Sekolah diminta membuat tim untuk memverifikasi proposal kelompok penjahit yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah. Setelah itu tim Dinas Pendidikan melakukan verifikasi lapangan,” kata dia.

“Kita tidak ingin ada kelompok penjahit yang kemudian dikerjakan atau dibantu dari luar daerah. Sasaran dari program unggulan ini meringankan beban orang tua siswa baru dan perekonomian masyarakat dapat terjaga terus perputarannya,” tambah dia.

Baca Juga : Bupati Bantaeng Kembali Serahkan Kain Seragam Sekolah Gratis

Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis Tiap Tahun Ajaran Baru

Sementara itu, Ilham Syah Azikin menyebutkan program unggulan “Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis Tiap Tahun Ajaran Baru” mampu mengurangi beban orang tua siswa.

“Ada dua nilai yang kita harapkan. Pertama perlengkapan sekolah gratis ini meningkatkan minat sekolah anak-anak. Tidak ada lagi alasan anak-anak tidak sekolah, pemerintah hadir untuk mengembangkan SDM. Ini adalah amanat undang-undang dasar, mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata dia.

“Kedua, dalam kegiatan produksi perlengkapan sekolah ini ada ekonomi produktif yang harus bergerak. Makanya perlengkapan sekolah kita produksi di masing-masing kecamatan,” tambahnya.

Dia menambahkan, program yang telah berjalan selama empat tahun itu telah menorehkan banyak prestasi.

Salah satunya pertumbuhan ekonomi Bantaeng yang berada pada angka 8,68 persen dan menempatkan pada urutan pertama di Sulsel.

“Capaian itu berkat UMKM penjahit yang sampai saat ini ikut berperan dalam perputaran ekonomi di Bantaeng. Ini yang harus kita jaga bersama. Saya meminta para Camat dan Kepala Desa untuk ikut mengawasi produksi perlengkapan ini,” kata Bupati peraih penghargaan ketahanan pangan terbaik tingkat nasional itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version