![]()
Makassar, Suaralidik.Com – Lahirnya polemik di beberapa media massa lokal terkait konferensi cabang luar biasa (Konfercablub) di tubuh GMNI Makassar di tanggapi oleh Ketua DPC GMNI MAKASSAR Didin Indra Saputra.
Menurutnya landasan pembentukan Tim Penyelamat Organisasi (TPO) Secara keseluruhan di anggap menyalahi aturan dengan tidak berdasar pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) GMNI. Didin menyebut KONFERCABLUB cacat Prosedural.
Demikian halnya dengan Stering Comite (SC) yang di bentuk TPO di isi oleh Dimisioner Pengurus sebelumnya, hal ini di nilai sarat akan kepentingan politik pihak tertentu untuk merebut kekuasaan.
“Terkait TPO itu menyalahi aturan GMNI dan pastinya cacat prosedural, demikian juga SC yang di bentuk itu, di isi oleh dimisioner pengurus sebelumnya hal ini mengisyaratkan adanya susupan kepentingan politik oknum tertentu”. Sebut didin saat mengonfirmasi ke pada awak media
Selanjutnya didin mengatakan, penilaian obyektif tentang tuduhan ke Vakuman yang di alamatkan padanya di anggap tidak sesuai di karenakan agenda cabang telah di laksanakan sesuai ketentuan AD/ART GMNI.
“secara obyektif agenda DPC itu telah di laksanakan, untuk beberapa wakabid yang belum rampung saya rasa itu tinggal menunggu proses, bukti konkretnya adalah saya saat ini mendampingi kader GMNI Makasar mengikuti KTD Di DPC Mamuju”. Tutup didin, senin (29/07/2019).(***iqb)









