Keanggotaan Menyusut, Kadinkes Sinjai “Warning” KP-RI Kesehatan: Jangan Mati karena Anggotanya Sendiri
SINJAI, SuaraLidik.com– Penurunan jumlah anggota dalam beberapa tahun terakhir menjadi sorotan serius dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KP-RI Kesehatan Kabupaten Sinjai Tahun Buku 2025 yang digelar di Kabupaten Sinjai. Sabtu 21/02/2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, secara tegas mengingatkan bahwa tren penurunan keanggotaan bukan sekadar angka statistik, melainkan sinyal melemahnya partisipasi yang bisa berdampak langsung pada keberlangsungan koperasi.
Data laporan menunjukkan jumlah anggota terus menurun dari 258 orang pada 2022 menjadi 215 orang pada 2025. Kondisi ini dinilai harus segera dihentikan agar koperasi tidak kehilangan basis kekuatannya.
“Kalau anggota terus berkurang dan tidak aktif, koperasi bisa berjalan di tempat. Ini harus menjadi perhatian bersama, jangan sampai koperasi justru melemah karena kita sendiri yang tidak memanfaatkannya,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa koperasi dibangun sebagai instrumen kesejahteraan bersama, bukan sekadar formalitas organisasi. Tanpa dukungan nyata dari anggota, seluruh sistem usaha koperasi tidak akan berkembang.
Menurutnya, langkah penyelamatan koperasi tidak harus dimulai dari program besar, tetapi dari kesadaran kolektif untuk memanfaatkan unit usaha yang sudah tersedia.
“Kita ingin koperasi ini berkembang. Caranya sederhana: belanja di koperasi kita sendiri. Kalau transaksi hidup, usaha tumbuh. Kalau usaha tumbuh, manfaatnya kembali ke anggota,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi kritik sekaligus dorongan moral bagi seluruh anggota agar tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi benar-benar berperan aktif dalam menggerakkan roda ekonomi koperasi.
RAT tahun ini diharapkan menjadi titik balik untuk membangun kembali kepercayaan, meningkatkan partisipasi, serta memperkuat KP-RI Kesehatan sebagai wadah ekonomi kolektif yang sehat, mandiri, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan anggotanya.








