Kawal Ketat Gabah Keluar Bulukumba, DPC Pemuda Pancasila Minta Pemda dan APH Tertibkan Pedagang Ilegal
![]()
BULUKUMBA – DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bulukumba menunjukkan komitmen kuat dalam membela hak-hak petani lokal dan menjaga stabilitas harga pangan daerah. Pada Rabu malam (12/08/2026), jajaran pengurus Pemuda Pancasila menggelar aksi pengawasan dan penahanan armada truk pengangkut gabah yang hendak membawa keluar hasil panen dari wilayah Bulukumba, berlokasi di depan Pasar Tanete, Kecamatan Bulukumpa.
Aksi sigap di lapangan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Palampang serta jajaran pengurus DPC Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bulukumba. Langkah ini diambil guna memeriksa legalitas dan dokumen para pembeli maupun kendaraan yang memuat gabah tersebut.
Koordinator Aksi DPC Pemuda Pancasila Bulukumba, Andi Rinaldy, menegaskan bahwa aksi penertiban ini tidak akan berhenti sampai pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) benar-benar menindak tegas para pedagang atau spekulan (pedelmen) liar yang bergerak tanpa izin resmi.
“Kami tidak akan berhenti sebelum ada penertiban menyeluruh terhadap perdagangan gabah keluar daerah oleh oknum pedagang yang tidak memiliki legalitas resmi. Keberadaan pembeli liar ini sangat merugikan, mereka tidak memberikan kontribusi apapun bagi negara dan daerah, serta sering kali merusak patokan harga gabah yang merugikan petani kita,” tegas Andi Rinaldy.
DPC Pemuda Pancasila Bulukumba mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Satpol PP, Dinas Perdagangan, serta Polres Bulukumba untuk segera turun tangan membentuk tim terpadu pengawasan tata niaga gabah.
Secara hukum, kegiatan perdagangan bahan pokok tanpa izin usaha bertentangan dengan UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan serta UU No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Praktik pembelian gabah tanpa dokumen legal juga disinyalir mengangkangi aturan perpajakan dan retribusi daerah yang merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bulukumba.
Pemuda Pancasila memastikan akan terus menyisir dan mengawal lalu lintas pengangkutan gabah keluar dari Kabupaten Bulukumba demi memastikan pasokan pangan daerah aman dan harga gabah di tingkat petani tetap terlindungi.









