iklan banner pemrov sulsel
Banner PDAM Makassar

Jum’at Curhat dengan Warga Makassar, Kapolda Sulsel Himbau Berbeda Pilihan Jangan Jadikan Kita Ribut

waktu baca 2 menit
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, Menggelar Jum'at Curhat, di Warkop Pacarita, Jalan WR. Supratman, Jum'at 5 Januari 2024.

Makassar, SuaraLidik.com – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi didampingi Dirbinmas Polda Sulsel dan sejumlah PJU Polda Sulsel terima aspirasi warga dalam kegiatan Jum’at Curhat, di Warkop Pacarita Jalan WR. Supratman, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Jum’at, (05/01/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar, Kapolrestabes Makassar, Dandim 1408/Makassar, Camat Ujung Pandang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta sejumlah pejabat terkait, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Kapolda Sulsel, Andi Rian R. Djajadi menyampaikan Jum’at Curhat bersama Masyarakat sebagai wujud kehadiran polisi untuk menyapa dan mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat dalam upaya menjaga kamtibmas yang kondusif.

“Saya suka berjumpa dengan masyarakat, tujuannya agar sama-sama kita selesaikan permasalahan yang tersumbat yang belum terselesaikan,” ungkapnya.

Kapolda Sulsel juga mengatakan bahwa, saat ini tahapan Pemilu tengah berlangsung dan perbedaan pilihan itu pasti. Oleh kerena itu, ia berharap agar perbedaan pilihan tersebut tidak menjadikan masyarakat berkonflik atau ribut.

“Mariki’ jaga situasi kamtibmas kampung ta’, kota ta’, kita pegang teguh budaya kita Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge, agar situasi kamtibmas tetap damai terjaga dan juga dalam menjaga keamanan harus semua bergandengan tangan terlibat didalamnya,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel juga mengajak masyarakat agar lebih peka dan peduli dalam mengantisipasi kejahatan menonjol di wilayahnya, seperti narkotika, tawuran/perang antar kelompok dan kejahatan konvensional lainnya.

Diakhir sambutannya, Kapolda Sulsel mengajak
masyarakat untuk menolak segala upaya provokasi merusak kerukunan beragama dan tidak terprovokasi isu-isu menyesatkan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *